Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Anti-Phising untuk ASN, Tekankan Pentingnya Keamanan Informasi

Avatar of Redaksi
IMG 20250625 WA0011 11zon
Potret pelatihan “Menghadapi Serangan: Edukasi Anti-Phising Menggunakan GoPhish” untuk ASN. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto menaruh perhatian serius terhadap maraknya kasus penipuan siber, khususnya serangan phising yang kerap menyasar institusi pemerintahan.

Sebagai langkah preventif, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto menggelar pelatihan bertema “Menghadapi Serangan: Edukasi Anti-Phising Menggunakan GoPhish” di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Rabu (25/6/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh para sekretaris perangkat daerah serta agen tim Tanggap Insiden Siber (CSIRT) Kota Mojokerto.

Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari pakar keamanan siber, Ryan Fabella, terkait cara mengenali dan menangani serangan phising.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita, dalam sambutannya menegaskan bahwa keamanan informasi merupakan tanggung jawab bersama.

Ia mengingatkan seluruh peserta bahwa informasi dan data merupakan aset penting bangsa yang harus dijaga kerahasiaannya.

“Kita semua harus sadar betul dalam mengamankan informasi sebagai bagian dari aset negara. Jangan sampai terjadi kebocoran yang bisa dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab,” ujar Ning Ita.

Ning Ita menekankan pentingnya menjadikan pelatihan ini sebagai bentuk komitmen seluruh ASN untuk lebih waspada terhadap ancaman siber.

“Jangan sampai data jatuh ke tangan yang salah, apalagi yang memiliki niat buruk terhadap bangsa dan negara kita,” tegasnya.

Ning Ita juga mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkot Mojokerto untuk terus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang kian pesat.

Ia berharap pelatihan seperti ini tidak berhenti hanya sekali, melainkan menjadi bagian dari program berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Mojokerto akan terus berupaya meningkatkan kapasitas serta pemahaman SDM internal agar dapat menjadi ASN yang tangguh dan adaptif, sejalan dengan core value BerAKHLAK,” pungkasnya. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page