Pemkot Mojokerto Ajak Perangi DBD Lewat Gerakan PSN Rutin

Avatar of Redaksi
IMG 20250703 WA0045 11zon
Potret pencegahan penyebaran DBD dan DD dengan menggerakkan kader motivator kesehatan di Kelurahan Kedundung. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat langkah pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Demam Dengue (DD) melalui pendekatan berbasis komunitas dengan menggerakkan kader motivator kesehatan di tingkat kelurahan salah satunya di Kelurahan Kedundung, Kamis (3/7/2025).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, atau Ning Ita mengajak seluruh kader untuk lebih aktif mengedukasi dan mendorong masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sebagai kunci utama pencegahan.

“Sebagai kader, panjenengan memiliki peran penting. Jadilah motivator sekaligus penggerak masyarakat dalam membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Menjaga lingkungan tetap bersih adalah langkah paling efektif untuk mencegah DBD dan DD,” tegas Ning Ita.

Pemkot Mojokerto sendiri telah memberlakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin setiap pekan.

Kegiatan ini mencakup pengecekan jentik nyamuk di rumah-rumah warga, edukasi langsung mengenai prinsip 3M Plus (menguras, menutup, dan mendaur ulang), serta pemantauan titik-titik yang rawan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

“Melalui PSN mingguan, kita ingin membangun gerakan yang masif dan berkelanjutan. Jika lingkungan bersih, nyamuk tidak punya tempat berkembang biak,” ujar Ning Ita.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pencegahan DBD tidak bisa hanya mengandalkan intervensi pemerintah.

Sinergi seluruh elemen masyarakat, terutama peran aktif kader kesehatan sebagai jembatan antara pemerintah dan warga, menjadi kunci utama membangun kesadaran kolektif.

Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kasus DBD dapat ditekan secara signifikan dan berkelanjutan. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page