Pemkab Sukabumi Bersama Kementerian Pertanian RI Bahas Upaya Percepatan Swasembada Pangan

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 05 16 at 08.13.49 5eee4217
Rapat Pemkab Sukabumi dengan Kementerian Pertanian RI. (M Idris / Kabarterdepan.com)

Sukabumi, Kabarterdepan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, beraudiensi dengan Kementerian Pertanian RI membahas upaya percepatan swasembada pangan melalui sinergi lintas sektor. Audensi berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Kamis (15/5/2025).

Pemkab Sukabumi melalui Sekda Ade Suryaman, menegaskan komitmen daerah dalam mendukung penuh agenda nasional terutama program prioritas untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah-daerah potensial.

“Luas lahan pertanian di Kabupaten Sukabumi sangat besar. Kami siap mendukung program swasembada pangan dan memohon arahan dari Kementerian agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujarnya Ade.

Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kabupaten Sukabumi, Leli Nuryati, menyampaikan bahwa capaian peningkatan areal sawah di kabupaten sukabumi sepanjang tahun 2024 telah melampaui target. Kendati demikian pentingnya pendampingan teknis berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah dengan tantangan geografis seperti Cisolok dan Palabuhanratu.

Audiensi ini juga menindaklanjuti surat resmi Menteri Pertanian kepada Bupati Sukabumi, Kapolres, dan Dandim, yang menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi prediksi musim kemarau serta menjamin keberlanjutan pertanaman padi.

Sejumlah program strategis yang akan digencarkan di Kabupaten Sukabumi meliputi pendampingan intensif pertanaman padi di seluruh areal sawah mulai Mei 2025 dan seterusnya, optimalisasi sistem irigasi melalui pompanisasi, irigasi perpompaan, dan perpipaan terutama di wilayah tadah hujan.

Pemanfaatan bantuan APBN berupa pompa air dan sarana irigasi berfungsi untuk mendukung kegiatan tanam padi di seluruh wilayah, serta untuk percepatan pelaksanaan program optimalisasi lahan (Opla) dan cetak sawah rakyat, termasuk pengawalan percepatan masa tanam.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada soliditas antara pemerintah pusat, daerah, serta dukungan TNI dan Polri di lapangan. Kami berharap Kabupaten Sukabumi dapat menjadi model nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Langkah tersebut tambahnya, mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional, terlebih di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian global yang memengaruhi sektor pertanian Indonesia.

Kementerian Pertanian RI meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk senantiasa dapat berkoordinasi dan dapat melaporkan hasil pertanian. (M Idris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page