
Sragen, kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia melawan Jepang, pada Selasa (10/6/2025) pukul 17.30 WIB di Alun-alun Sasono Langen Putro, Sragen.
Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @sragenkab.go.id dan @kominfo.sragen yang dikutip kabarterdepan.com, Selasa siang (10/6/2025).
Dalam acara nobar tersebut, masyarakat tak hanya bisa menyaksikan pertandingan seru Timnas Indonesia, tetapi juga menikmati hiburan musik akustik lokal serta jajanan kuliner khas yang dijajakan para pedangan seputar alun-alun Sragen.
Dari pantauan kabarterdepan.com, informasi mengenai nobar ini juga tersebar luas melalui status WhatsApp para pemangku kepentingan di Sragen. Salah satunya datang dari Kepala Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Suradi, yang turut mempromosikan poster nobar melalui status WhatsApp pribadinya untuk mengajak warga ikut serta meramaikan acara.
“Acara nobar yang digelar Pemkab Sragen diperkirakan akan dipadati penonton, apalagi lawan Timnas Indonesia adalah tim kuat dari Jepang,” ujar Suradi kepada kabarterdepan.com, Selasa pagi.
Suradi juga menyampaikan rencananya untuk hadir bersama sejumlah perangkat desa dan bergabung dengan ribuan pendukung Timnas di Alun-alun Sragen malam ini.
Antusiasme warga Sragen juga terlihat dari dukungan yang terus mengalir. Aryo, warga Plupuh, optimis Timnas Indonesia mampu mengulang kemenangan seperti saat mengalahkan Timnas Tiongkok di laga sebelumnya.
“Kita dukung penuh Timnas Indonesia. Semoga menang 1-0 atas Jepang seperti saat lawan China kemarin,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sragen, Catur Sarjanto, membenarkan pelaksanaan acara nobar tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban dan kenyamanan selama acara berlangsung.
“Penonton diimbau untuk tertib, menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak menyalakan flare, serta tidak mengonsumsi minuman keras,” tegas Catur.
Ia juga meminta para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi agar tidak mengganggu pandangan penonton, serta mengingatkan pengunjung untuk memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan agar tidak menghalangi pandangan atau lalu lintas di sekitar area nobar. (Masrikin).
