Pemkab Pasaman dan Itera Lampung Kolaborasi Kembangkan Pariwisata Berbasis Edukasi dan Astronomi

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250106 212755
Bupati Pasaman Sabar AS bersama Dosen Pembimbing & Mahasiswa Itera, Camat Bonjol dan Kadis Pariwisata, Pemuda, Olahraga Pemkab. Pasaman, Senin, (6/1/2025). (Fajar Panomuan/kabarTerdepan.com)

Pasaman, Kabarterdepan.com – Bupati Pasaman, Sabar AS, secara resmi menyambut kedatangan 29 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Senin (6/1/2025).

Kehadiran mahasiswa ini diharapkan menjadi langkah penting dalam pengembangan pariwisata berbasis edukasi dan astronomi di Kabupaten Pasaman.

Dalam acara penyambutan tersebut, hadir sejumlah pejabat penting, seperti Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja, serta Sekretaris Kominfo. Hadir pula Kabag Protokol dan Komunikasi, Camat Bonjol, serta Wali Nagari Ganggo Hilia dan Ganggo Mudiak.

Bupati Sabar AS dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran mahasiswa Itera yang akan berkontribusi terhadap pengembangan potensi pariwisata lokal, khususnya di Nagari Ganggo Mudiak.

“Konsep pengembangan pariwisata planetarium harus dikelola dengan baik. Pasaman memiliki keunggulan geografis yang unik, yakni berada di garis khatulistiwa. Ini menjadi potensi besar untuk menjadikan Pasaman sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat,” tegasnya.

Bupati menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Itera Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kolaborasi tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan kawasan wisata Bonjol, yang kini semakin dikenal sebagai salah satu pusat edukasi astronomi dan ekowisata.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pasaman, Ade Harlien, menyebutkan bahwa para mahasiswa Itera akan melaksanakan berbagai program strategis. Beberapa program unggulan yang dirancang mencakup penyusunan program wisata terintegrasi, pelatihan tour guide, pengembangan media edukasi dan promosi Taman Geopark Ekuator Pasaman, serta pembaruan desain produk pariwisata.

“Selain itu, mahasiswa juga akan menjalankan program tambahan, seperti pembuatan cinderamata, pengolahan ikan segar menjadi oleh-oleh khas Pasaman, pembentukan klub astronomi, hingga pengecekan akurasi garis khatulistiwa di kawasan Bonjol,” ungkap Ade Harlien.

Dosen pembimbing mahasiswa Itera, Robiatul Muztaba, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa akan memulai program pada hari pertama dengan membuat paket wisata dan parade fenomena alam, serta memberikan pelatihan tentang astronomi dasar, mitigasi bencana, interaksi dengan wisatawan, dan pemahaman geologi.

“Hari kedua akan difokuskan pada praktik lapangan, di mana mahasiswa akan memandu wisatawan secara langsung. Mereka akan mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari, termasuk pengenalan astronomi dan simulasi mitigasi bencana,” jelasnya.

Kehadiran mahasiswa Itera di Pasaman menjadi salah satu langkah strategis untuk menjadikan kabupaten ini sebagai destinasi wisata nasional berbasis edukasi dan astronomi. Dengan potensi alam yang luar biasa, seperti garis khatulistiwa dan taman geopark, Pasaman terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan.

Kerja sama antara Pemkab Pasaman dan Itera Lampung diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadikan Pasaman sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Indonesia. (Fajar)

Responsive Images

You cannot copy content of this page