
Mandailing Natal, kabarterdepan.com- Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) untuk ketujuh kalinya sejak 31 Agustus 2025 menyalurkan tujuh ton beras jenis premium melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di pusatkan di depan pasar bekas bioskop Tapanuli, Kayujati, Panyabungan, Rabu (24/09/2025).
GPM bertujuan guna menjaga stabilitas harga beras. Sama seperti sebelumnya, Pemkab Madina mematok harga Rp.60.000 untuk setiap sak beras berukuran lima kilogram.
Selain beras, dalam GPM Pemkab Madina juga menyediakan 30 dus minyak goreng dengan isi 12 perdus.
Harga Minyak Goreng Pemkab Madina
Untuk Minyak goreng Pemkab Madina mematok dengan harga Rp.15.500.
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami Nasution saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan, subsidi ini merupakan bagian dari program Nasional untuk meringankan bebab masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat. Pemkab Madina bekerja sama dengan Bulog menghadirkan beras murah ini,” jelas Atika.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Madina juga menyampaikan rasa terima Kasih Kepada Presiden Prabowo atas program GPM. Karena dengan Adanya GPM banyak masyarakat diMadina terbantu.
“Melalui kegiatan GPM, masyarakat dapat membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Wabup Madina Atika Azmi Utami Nasution juga menghimbau masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan keberadaan Pasar Eks Bioskop Tapanuli sebagai tempat berbelanja dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Di sisi lain, dia juga meminta para pedagang agar menempati lapak atau los yang telah ditentukan dan meninggalkan lokasi yang lama, yakni jalan keliling dipasar lama Panyabungan. (Suhartono)
