Pemkab Gunungkidul Bangun Shelter Pakai APBD, Progres Capai 90 Persen

Avatar of Redaksi
IMG 20250728 WA0139
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih meninjau shelter di Kalurahan Candirejo, Semin, Gunungkidul, Senin (28/7/2025). (Pemkab Gunungkidul for kabarterdepan.com)

Gunungkidul, kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melakukan peninjauan pembangunan shelter di wilayah rawan longsor di Kalurahan, Candirejo, Senin (28/7/2025).

Gedung ini disiapkan sebagai tempat evakuasi warga saat terjadi bencana, terutama di wilayah rawan longsor.

“Maka dari itu, daerah rawan bencana mulai kita siapkan tempat evakuasi yang representatif,” ujar Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.

Pembangunan shelter tersebut disebut Endah memakan biaya Rp650 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Endah menyampaikan, pada tahap pertama, anggaran yang digunakan mencapai Rp467 juta dan tahap kedua mencapai Rp198 juta pada tahun 2025.

Untuk luas bangunan tersebut mencapai 220 meter persegi dan mampu menampung sebanyak 90 orang. Kelengkapan fasilitas juga menjadi perhitungan dengan adanya dapur hingga kamar mandi bersih.

Pemerintah desa juga turut dilibatkan terutama dalam berbagai kegiatan sosial, rapat PKK hingga bulu tangkis.

Kepala Dinas PUPR Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto menyampaikan pihaknya memiliki target sebanyak 144 shelter di seluruh kalurahan.

Hingga saat ini, progres pembangunan shelter di Candirejo telah mencapai 90 persen dan diharapkan segera difungsikan

“Ke depan kita akan membuat perjanjian kerja sama agar gedung ini terpelihara, bahkan bisa disewakan untuk kegiatan pernikahan atau kebutuhan masyarakat lainnya,” jelas Rakhmadian.

Saat ini, wilayah rawan bencana lainnya seperti Serut dan Tegalrejo juga tengah disiapkan shelter serupa, salah satunya menggunakan anggaran perubahan tahun ini.

Meski shelter ini disiapkan untuk kondisi darurat, Bupati berharap tidak ada bencana yang terjadi. Pihaknya menyampaikan berusaha menyiapkan

“Semoga tidak pernah dipakai untuk bencana, tapi kalau pun terjadi, kita sudah siap,” tutupnya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page