
Grobogan, kabarterdepan com – Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Anang Munanto, menyatakan, efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah Kabupaten (pemkab) Grobogan tidak akan berdampak pada upaya pencegahan dan penanggulangan bencana daerah.
Dikatakan, Pemkab Grobogan memastikan anggaran untuk respons cepat terhadap bencana tetap tersedia dan sebagai prioritas pemerintah dalam melindungi masyarakat tidak berubah.
“Efisiensi anggaran di Grobogan tidak berdampak pada keperluan kebencanaan,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatshapp, Minggu (9/3/2015) malam.
Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, hasil efisiensi anggaran yang dilakukan akan digunakan berdasarkan kebutuhan yang lebih mendesak dan skala prioritas untuk menunjang pembangunan dan penanggulangan bencana.
“Bahkan hasil efisiensi anggaran bisa untuk penanggulangan bencana,” bebernya.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengaku, efisiensi anggaran tidak mempengaruhi upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Grobogan.
Menurutnya, hasil efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah kabupaten dapat dipergunakan atau direalokasikan untuk membiayaan penangulangan bencana.
“Efisiensi anggran di BPBD Grobogan tidak ada,” ujarnya kepada kabarterdepan.com Minggu malam (9/3/2025).
Mengenai bencana banjir yang terjadi, sambung Wahyu, BPBD Grobogan sudah melakukan asesmen kepada warga terdampak banjir, dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait.
“Kita sudah melakukan evakuasi terhadap warga dan memberikan logistik kepada masyarakat terdampak, selanjutnya fokus penanganan pasca banjir bersama dengan dinas terkait lainnya,” pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, dari pantauan kabarterdepan.com dilapangan, Bupati Grobogan Setyo Hadi diketahui sudah meninjau langsung lokasi banjir di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Kedatangan Setyo Hadi didampingi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sekretaris Daerah (Sekda), serta anggota DPRD Grobogan untuk memastikan kondisi banjir untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan. (Masrikin)
