Pemerintah Menggenjot 3 Ton Bantuan ke Aceh Tengah Melalui Jalur Udara

Avatar of Redaksi
Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh tengah
Pemerintah Menggenjot 3 Ton Bantuan ke Aceh Tengah (antaranews.com)

Aceh Tengah, Kabarterdepan.com – Pemerintah terus berupaya mendistribusikan bantuan untuk warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan ini di distribusikan melalui udara dengan sejumlah helikopter, pada Senin, (19/01/2026).

Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh Murthalamuddin, mengatakan distribusi melalui udara merupakan opsi utama, karena akses darat masih terputus oleh jembatan dan jalan yang rusak.

“Hari ini, fokus pendistribusian bantuan menggunakan jalur udara, agar bantuan bisa segera sepat sampai ke kampung-kampung yang masih sulit di akses oleh jalan darat,” ujar

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan bencana atau BNPB terdapat delapan sorti penerbangan dengan menggunakan tiga unit helikopter.

Murthalamuddin, menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya dengan masing-masing helikopter memuat 300 kilogram

Dampak Bencana Hidrometeorologi yang Melanda Aceh Tengah

Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh tengah pada 26 November 2025 mengakibatkan 14 kecamatan dan 295 kampung yang terdampak.

Berdasarkan data posko sebanyak 4.221 unit rumah mengalami kerusakan. Serta sebanyak 45 titik pengungsian aktif mencapai 5.306 jiwa pengungsi.

“Prioritas kita saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan dan kebutuhan dasar terpenuhi,” tegasnya

Pemerintah daerah bersama BNPB, TNI, dan Polri akan terus melanjutkan distribusi bantuan melalui jalur udara selama akses darat belum pulih sepenuhnya

“Sambil berjalan, kami juga terus membuka akses jalan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” tambah Murthalamuddin

Pada sektor infrastruktur, sebanyak 306 ruas jalan mengalami kerusakan, 179 titik jembatan serta 130 jaringan irigasi rusak.

Tak hanya itu kerusakan pada fasilitas umum juga meliputi empat kantor pemerintahan, 150 rumah ibadah, 72 sekolah, 12 pondok pesantren, tiga puskesmas empat puskesmas pembantu, serta 33 polindes.

Berdasarkan update data terakhir pada Minggu, 18 Januari 2026 pukul 18.00 WIB, sebanyak 6.562 jiwa masih terisolir di 15 kampung di Aceh Tengah.

Kondisi ini terjadi akibat dari kerusakan pada akses transportasi darat, termasuk longsor yang menutupi akses jalan dan ambruknya jembatan penghubung. (Septi)

Responsive Images

You cannot copy content of this page