
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Dalam upaya memberikan pembinaan rohani secara berkesinambungan, Lapas Mojokerto mengadakan kegiatan pembinaan rohani bagi warga binaan Nasrani melalui metode daring pada (16/2/2025).
Kegiatan ini dilakukan dengan penuh antusias oleh para warga binaan, yang didampingi oleh petugas, untuk memperdalam iman dan memperkuat aspek spiritual mereka selama menjalani masa pembinaan.
Pembinaan rohani tersebut dilaksanakan melalui siaran langsung dari pembimbing rohani eksternal yang menyampaikan ajaran Alkitab, renungan, dan doa bersama.
Meskipun dilaksanakan secara daring, acara ini tetap berlangsung dengan khidmat dan memberikan dampak positif bagi para warga binaan.

Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyatakan bahwa metode daring ini merupakan sebuah inovasi untuk memastikan bahwa warga binaan tetap memperoleh hak mereka dalam mendapatkan pembinaan keagamaan, meskipun terbatas oleh akses.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pembinaan rohani sesuai dengan keyakinan masing-masing warga binaan. Dengan adanya pembinaan secara daring, mereka tetap bisa mendapatkan siraman rohani dan bimbingan meskipun secara virtual,” ujarnya.
Para warga binaan pun mengungkapkan kebahagiaan dan ketenangan setelah mengikuti kegiatan ini.
Mereka berharap agar pembinaan serupa dapat terus diadakan sebagai bagian dari proses pembinaan mental dan spiritual selama berada di Lapas Mojokerto. (Tantri*)
