Pembekalan CPNS: Lapas Pemuda Madiun Perkuat Sinergi Pembinaan Kemandirian WBP

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2025 07 03 at 3.19.22 PM
Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun memberikan pembekalan mendalam kepada 7 CPNS yang sedang menjalani masa orientasi tugas. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

Madiun, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun aktif memberikan pembekalan mendalam kepada 7 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sedang menjalani masa orientasi tugas. Pembekalan ini berfokus pada peran vital Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Kamis (3/7/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Lapas Pemuda Madiun untuk memperkenalkan lebih jauh fungsi dan kontribusi Seksi Giatja dalam menjalankan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Para CPNS dibekali gambaran nyata tentang implementasi program-program yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian WBP, mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat dengan bekal yang mumpuni.

Dalam pembekalan yang dilaksanakan di ruang teleconferance Lapas, Kepala Lapas Pemuda Madiun melalui Kasi Giatja, Jumadi, menjelaskan bahwa seksi kegiatan kerja merupakan salah satu bagian penting dalam sistem pembinaan narapidana.

“Giatja memegang peran strategis dalam upaya membekali warga binaan dengan keterampilan dan jiwa produktif sebagai bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” ungkap Jumadi.

Jumadi memaparkan berbagai bentuk kegiatan pembinaan kemandirian yang telah berjalan di Lapas Pemuda Madiun, mulai dari pelatihan kerja seperti barbershop, penjahitan, tata boga, laundry, perikanan, perkayuan, perkebunan, hingga peternakan ayam.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kerja sama dengan pihak ketiga (stakeholder) untuk mendukung pemasaran hasil karya warga binaan.

“Semua kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tapi bagian dari proses reintegrasi sosial. Kita ingin para warga binaan punya keterampilan dan mental wirausaha saat bebas nanti,” tambahnya.

Para CPNS tampak antusias mengikuti sesi pembekalan yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut. Di akhir sesi, acara dilanjutkan dengan forum tanya jawab antara Kasi Giatja dan para CPNS.

Dalam sesi ini, berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari tantangan pelaksanaan kegiatan kerja, hingga peran petugas dalam membina dan memotivasi warga binaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para CPNS memperoleh pemahaman menyeluruh tentang proses pembinaan di Lapas, khususnya di bidang kegiatan kerja.

Pembekalan ini juga menjadi langkah awal pembentukan karakter dan profesionalisme CPNS dalam mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berdaya guna. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page