Pelaku Pemukulan Driver Ojol di Sleman Diserahkan ke Polisi

Avatar of Jurnalis: Ahmad
PS Kanit Pidum Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Hanif Aqil saat memberikan keterangan terkait pelaku pemukulan driver ojol, Rabu (19/11/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)
PS Kanit Pidum Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Hanif Aqil saat memberikan keterangan terkait pelaku pemukulan driver ojol, Rabu (19/11/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Pelaku pemukulan terhadap driver ojek online (ojol) Shopee Food di Condongcatur, Depok, Sleman, diserahkan kepada Polresta Sleman pada Rabu (19/11/2025).

Penyerahan pelaku inisial RAL (24) ini dilakukan oleh paguyuban yang menaungi pelaku.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah kasus tersebut dipolitisasi maupun berkembang ke isu sensitif antarwarga.

PS Kanit Pidum Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Hanif Aqil, mengatakan penyerahan dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB di rumah makan Bakso Pikul, Ngemplak, Sleman. Dalam kesempatan tersebut, pelaku RAL (24) juga turut dihadirkan.

“Paguyuban menyerahkan langsung pelaku kepada kami. Mereka juga menyampaikan harapan agar kasus ini tidak merembet menjadi isu politik, etnis, ras, atau agama,” kata Hanif di Mapolresta Sleman.

Pelaku Pemukulan Diperiksa

Ia menyebut RAL masih menjalani pemeriksaan oleh Unit 1 Jatanras Satreskrim Polresta Sleman untuk mendalami peran serta motif pemukulan tersebut.

“Belum berstatus tersangka, proses penyidikan masih berjalan,” ujarnya.

Menurut keterangan awal, insiden bermula saat korban MH tengah menunggu pesanan pelanggan di warung lesehan.

Sejumlah driver ojol mendatangi salah satu asrama pelaku pemukulan kepada salah satu rekan mereka, Senin (18/11/2025). (Imstagram/@merapi_uncover)
Sejumlah driver ojol mendatangi salah satu asrama pelaku pemukulan kepada salah satu rekan mereka, Senin (18/11/2025). (Imstagram/@merapi_uncover)

Terjadi selisih paham hingga berujung pada pemukulan. Polisi juga menyelidiki dugaan keterlibatan beberapa rekan pelaku yang berada di lokasi saat kejadian.

Kasus ini sempat viral di media sosial setelah akun @merapi_uncover mengunggah cerita korban yang mengaku sempat dipaksa minum oleh seseorang sebelum akhirnya dipukul hingga mulutnya berdarah.  (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page