Pejalan Kaki Tewas Terserempet KA Saat Melewati Jalur Ganda di Kota Mojokerto

Avatar of Andy Yuwono
Warga dan relawan mengevakuasi jenazah korban laka KA di perlintasan kereta api, Jalan Raya Brawijaya, Kota Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)
Warga dan relawan mengevakuasi jenazah korban laka KA di perlintasan kereta api, Jalan Raya Brawijaya, Kota Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Seorang ejalan kaki meninggal dunia setelah tubuhnya tertabrak kereta api di perlintasan palang pintu Jalan Raya Brawijaya, Kota Mojokerto, Sabtu (14/12/2024) pagi. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

Korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala setelah tubuhnya tertabrak kereta Mutiara Selatan yang melintas di jalur ganda.

Saksi mata di lokasi, Roisul Ardy mengatakan, diduga korban tidak mengetahui jika terdapat dua kereta yang melintas menyilang bersamaan di perlintasan rel ganda tersebut.

“Kereta masuk dari timur, akhirnya dari barat ada kereta dua jalur,” ungkapnya.

Ia menambahkan, korban yang pada saat itu sedang berjalan kaki hendak menyebrang ke arah Kota Mojokerto. Meskipun kereta api telah memberikan tanda klakson, korban tak mengindahkan suara tersebut.

“Kayaknya mau nyebrang, sudah di klakson langsung ketemper dan terpental disini,” terangnya.

Sejumlah warga dan relawan yang datang ke lokasi langsung mengevaukasi korban ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Sedangkan tim INAFIS Polres Mojokerto Kota dibantu Polsuska PT KAI melakukan identifikasi di lokasi dan memeriksa beberapa saksi mata. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page