
Banyuwangi, kabarterdepan.com- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banyuwangi resmi mengusung petahana Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Mujiono di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi.
Surat rekomendasi pencalonan keduanya disampaikan pada Pengumuman Bakal Calon Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah Tahap 2 di Jakarta pada Kamis, (22/8/2024).
Nama Ipuk yang juga merupakan kader PDIP dan Mujiono menjadi satu dari total seluruh kepala daerah yang diumumkan PDIP yang tersebar di 169 daerah, dengan rincian 6 tingkat provinsi, 151 kabupaten dan 12 kota.
“Saya pesannya begini, kalau kamu saya tugas, kamu berani atau tidak? Semua bilang berani,” kata Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menirukan ucapannya kepada para pasangan calon saat memberitahukan perihal rekomendasi tersebut.
Sementara itu, dengan rekom yang diberikan PDIP, Ipuk dan Mujiono kini mengantongi 6 suara partai politik yang sebelumnya telah memberikan rekomendasinya, antara lain Partai Nasdem, Golkar, Demokrat, PPP, dan Gerindra.
Dengan bergabungnya PDIP di deretan partai pengusung Ipuk itu berarti untuk di Banyuwangi, PDIP tetap bergabung dengan partai-partai pendukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
Hal tersebut sebelumnya telah diisyaratkan Ketua DPC PDIP Banyuwangi, I Made Cahyana Negara yang mengatakan bahwa situasi politik di Banyuwangi tak terpengaruh dengan tingkat pusat.
“Buktinya kan di Kabupaten Banyuwangi demokrat sudah (bergabung ke koalisi Ipuk), berarti tidak berlaku di Banyuwangi,” ujar Made pada Jumat, (16/8/2024).
Made menyebut bahwa bergabungnya partai-partai tersebut adalah karena semua pihak ingin bersama untuk satu tujuan yang sama yaitu masa depan Banyuwangi lebih baik. (Fitri)
