
Banyuwangi, Kabarterdepan.com- DPC PDIP Banyuwangi menyatakan akan mengawal penghitungan suara Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Ipuk Fiestiandani-Mujiono pada gelaran Pilkada, Rabu (27/11/2024).
Hal itu dilakukan sembari menunggu hasil penghitungan resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, setelah sebelumnya Ipuk-Mujiono dinyatakan unggul meraih 52,4 persen suara berdasarkan quick count LSI Denny JA.
Seperti yang diungkapkan Ketua DPC PDIP Banyuwangi, I Made Cahyana Negara saat menyambut gembira kemenangan tersebut bersama para pendukung, relawan, simpatisan, warga, dan partai politik pengusung Ipuk-Mujiono di Posko Kebersamaan Ipuk-Mujiono, Kelurahan Kebalenan.
“Kami akan memastikan hasil hitungan resmi KPU untuk suara Ipuk-Mujiono tidak hilang satupun. Karena ini adalah amanah besar langsung dari rakyat,” tegas Made.
Dia menjelaskan, kemenangan yang diraih Ipuk-Muji adalah kemenangan yang tidak dengan mudah didapatkan, di tengah maraknya hoaks dan fitnah yang dilontarkan kepada pasangan tersebut.
“Di tengah maraknya hoaks dan fitnah, rakyat Banyuwangi mempunyai pilihan yang tepat. Ipuk-Muji tetap mendapat mayoritas dukungan publik,” kata Made.
Sehingga kemudian pihaknya merasa perlu untuk mengawal proses rekapitulasi suara hingga hasil resmi nantinya diumumkan oleh KPU Banyuwangi.
Ke depan, Made juga menegaskan bahwa Ipuk-Mujiono akan merajut kebersamaan dengan semua pihak karena kemenangan yang diraih merupakan kemenangan bersama rakyat Banyuwangi.
“Jangan sampai Pilkada membuat pembangunan Banyuwangi terhambat karena perpecahan. Kita harus bersatu untuk terus membangun Banyuwangi,” tandasnya.
Untuk diketahui, Ipuk Fiestiandani-Mujiono, dinyatakan menang dalam Pilkada Banyuwangi berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) LSI Denny JA dengan raihan suara sebanyak 52,4 persen.
Sementara Ali Makki dan Ali Ruchi berada di kisaran 47,6 persen suara. Di antara kedua kandidat tersebut terdapat selisih 4,8 persen, dengan margin of error hasil hitung cepat sekitar 1 persen, sementara tingkat partisipasi pemilih (voter’s turn out) sebanyak 57,9 persen. (Fitri)
