Pawai Budaya Trawas Pukau Bupati Mojokerto, Jadi Contoh Penguatan Identitas Desa

Avatar of Lintang
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menghadiri kegiatan Pawai Budaya Kecamatan Trawas. (Kominfo Kab Mojokerto)
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menghadiri kegiatan Pawai Budaya Kecamatan Trawas. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kekayaan budaya Kecamatan Trawas memukau Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, dalam kegiatan Pawai Budaya yang digelar Rabu (27/8/2025). Mengapresiasi kreativitas masyarakat, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati ini memuji partisipasi aktif warga dalam menguatkan identitas desa masing-masing.

Dalam sambutannya, Gus Bupati mengungkapkan rasa salutnya atas antusiasme seluruh elemen masyarakat Trawas. Ia menilai, pawai ini tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga representasi dari semangat masyarakat untuk melestarikan dan menampilkan kekayaan budaya daerah dengan penuh kreativitas.

“Setiap desa menampilkan branding lokal desa masing-masing, kami dari Pemkab Mojokerto sangat mengapresiasi dan bangga kepada seluruh peserta karnaval, semoga dapat menginspirasi kecamatan-kecamatan yang lainnya,” ucap Gus Bupati.

Masih dalam arahannya, Gus Bupati juga turut memberikan apresiasi kepada Trawas Trashion Carnival (TTC) yang turut berpartisipasi dalam pawai tersebut.

Apresiasinya tertuju pada TTC yang konsisten mendaur ulang sampah anorganik untuk dijadikan karya seni kostum yang bernilai estetika tinggi.

“Melalui acara ini kita diajak untuk melihat bagaimana sampah yang tidak berguna bisa diubah menjadi karya seni yang bernilai tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Trawas, Lies Setyautaminingnsi, menyebut bahwa Pawai Budaya Kecamatan Trawas merupakan acara tahunan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lies juga mengatakan bahwa pawai budaya kali ini juga turut melibatkan UMKM dan para wirausaha se-Kecamatan Trawas. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mempromosikan dan menguatkan branding desa-desa di Kecamatan Trawas.

“Kegiatan ini (pawai budaya) adalah kegiatan yang kami laksanakan tiap tahun oleh PHBN Kecamatan Trawas, diikuti oleh seluruh desa se-Kecamatan Trawas, juga diikuti perangkat desa, dinas/instansi, pengusaha kuliner dan pengusaha hotel,” ujar Plt. Camat Trawas itu.

Pagelaran Pawai Budaya kali ini terlihat sangat meriah, hal ini dikarenakan nuansa kreativitas tinggi para warga yang disalurkan melalui ornamen-ornamen unik, kostum-kostum yang beragam, dan konsep branding desa yang kental.

Terpantau, ribuan pasang mata turut menambah kesan meriah pawai budaya dengan rute Lapangan Trawas – Taman Ghanjaran itu. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page