IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Pastikan Kelancaran Arus Mudik, Bupati Mojokerto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024

WhatsApp Image 2024 04 06 at 10.37.46 AM
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Lapangan Polres Mojokerto, Rabu (3/4/2024) pagi.

Apel gelar pasukan ini merupakan salah satu bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat yang akan dilaksanakan pada 2024 ini.

Responsive Images

Dalam arahannya, Bupati Ikfina menyampaikan, adanya kegiatan apel ini juga merupakan bentuk sinergisitas TNI-Polri dan para stakeholder terkait dalam mengamankan kelancaran mudik tahun ini.

“Hal ini komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H,” ujarnya.

Selain itu, diperkirakan dalam mudik lebaran kali ini akan adanya peningkatan jumlah pemudik sebesar 56,4% dari tahun sebelumnya yang mana dengan adanya hal ini maka perlu adanya pengawasan mudik lebaran secara ketat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, berdasarkan survei Kemenhub RI tahun 2024 diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4% dibandingkan tahun 2023,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Ikfina, dalam operasi terpusat yang akan dilaksanakan selama 13 hari ini nantinya akan melibatkan 155.165 personel.

“TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2024” yang melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari dari tanggal 4 s.d. 16 April 2024. Operasi ini telah diawali KRYD tanggal 28 Maret s.d. 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 17 s.d. 23 April 2024,” tuturnya.

Selain itu, dalam operasi ini juga akan disiapkan 5.784 pos, yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

“Dalam rangka pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian. Tentunya, pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal,” ujarnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu juga mengharapkan dengan adanya operasi ketupat 2024 ini nantinya akan menciptakan suasana mudik lebaran yang aman, tertib, dan lancar.

“Kebijakan ini diharapkan mampu mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan arus lalu lintas melalui pengaturan operasional angkutan barang, Sistem One Way dan Contra Flow, penerapan ganjil genap, ketentuan penyeberangan, delaying system dan buffer zone, hingga penundaan proyek konstruksi,” ucapnya.

Ikfina juga menambahkan, selain kelancaran lalu lintas mudik, perlunya memperhatikan stabilitas harga dan ketersediaan bapokting serta BBM juga harus perlu dijaga.

“Tingkatkan koordinasi dan lakukan langkah-langkah bersama dengan stakeholder terkait, sehingga stok dan harga dapat tetap terjaga,” tuturnya.

Ia juga berharap dalam momen hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah ini nantinya menjadi suatu momentum yang dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, persatuan, dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat.

Diakhir arahannya, Bupati Ikfina juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh personel TNI-Polri dan stakeholder terkait yang telah turut berpartisipasi dalam Operasi Ketupat 2024 ini.

“Tetunya saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan stakeholder terkait. Sinergitas seluruh stakeholder terkait merupakan kunci utama untuk mengulangi keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu,” pungkasnya.

Diketahui, dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 ini turut dihadiri oleh para pejabat TNI, Polri, serta instansi lainnya, para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, serta para Tokoh Masyarakat. (*)

Responsive Images

Tinggalkan komentar