Pasar Pon Blora Diprediksi Sepi Jelang Hari Terakhir Jual-Beli Hewan Kurban

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250604 194251
Margo Yuwono meninjau pasar Pon Blora belum lama ini. (Margo Yuwono for kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – Hari terakhir operasional Pasar Pon Blora yang jatuh pada Kamis (5/6/2025) atau sehari menjelang Hari Raya Idul Adha, diprediksi akan sepi transaksi jual-beli hewan kurban.

Prediksi ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Blora, Margo Yuwono, pada Rabu (4/6/2025).

“(Hari terakhir) diperkirakan sepi. Transaksi mungkin hanya sekitar 600 ekor,” ujar Margo.

Prediksi tersebut didasarkan pada tren transaksi selama Mei 2025. Selama sebulan, total transaksi di Pasar Pon Blora mencapai 5.131 ekor, dengan rata-rata 700 ekor per hari pasar.

Berdasarkan data yang diterima wartawan Kabarterdepan.com, rincian transaksi di Pasar Pon Blora pada bulan Mei adalah sebagai berikut:

1 Mei: 748 transaksi

6 Mei: 782 transaksi

11 Mei: 793 transaksi

16 Mei: 611 transaksi

21 Mei: 714 transaksi

26 Mei: 785 transaksi

31 Mei: 698 transaksi

“Karena waktunya sudah mepet, biasanya hari terakhir memang sepi. Barangnya (hewan kurban, khususnya sapi) juga biasanya sudah habis,” tambahnya.

Menurut Margo, menjelang hari-hari terakhir penjualan, pasar hanya mengandalkan pembeli lokal dari sekitar Kabupaten Blora. Sementara pembeli dari luar daerah, seperti Jakarta dan Banten, yang biasanya membeli hingga 100 ekor sapi sekaligus, diperkirakan tidak akan datang.

“Kalau dari Jawa Tengah biasanya beli sekitar 50 ekor. Tapi tahun ini kemungkinan tidak sebanyak itu,” terangnya.

Ia menambahkan, turunnya jumlah transaksi juga disebabkan oleh banyak tengkulak yang kehabisan stok serta makin banyaknya pembeli yang memilih membeli langsung dari peternak.

“Banyak tengkulak sekarang sudah kehabisan barang. Selain itu, pembeli juga banyak yang langsung ke peternakan,” pungkasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page