
Pasaman, Kabar Terdepan.com – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memantapkan arah pembangunan daerah melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan strategis tersebut dirangkaikan dengan Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, dan dibuka langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Jumat (30/1/2026).
Forum ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Selain sebagai wadah penjaringan aspirasi, forum konsultasi publik juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan, guna memastikan kebijakan pembangunan yang disusun benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan arah pembangunan provinsi dan nasional.
Sejumlah unsur strategis hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, wali nagari, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kepemudaan.
Pasaman Libatkan DPRD hingga Wali Nagari dalam Penyusunan Perencanaan Daerah
Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan. Ia menegaskan agar RKPD Tahun 2027 dijadikan satu-satunya rujukan dalam penyusunan program kerja dan penganggaran seluruh perangkat daerah.
“Tidak boleh ada kegiatan yang berjalan di luar perencanaan yang telah disepakati. RKPD harus menjadi pedoman utama agar pembangunan berjalan konsisten dan terarah,” tegas Bupati.
Selain itu, Bupati Welly juga mengingatkan pentingnya implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD sebagai panduan pembangunan jangka menengah daerah. Ia meminta camat dan wali nagari berperan aktif mengawal aspirasi masyarakat agar tetap sejalan dengan visi pembangunan Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci terwujudnya pembangunan yang merata, berkeadilan, serta mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Menutup kegiatan tersebut, Bupati Welly Suhery menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan partisipasi seluruh pihak. Ia optimistis, melalui semangat kebersamaan dan keterbukaan, mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang kredibel, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan. (FajarPR)
