Panggung Budaya Sampang Kreatif Disorot karena Digelar saat Duka Sumatera, Panitia Beri Klarifikasi

Avatar of Jurnalis: Ahmad
IMG 20251212 WA0176
Kegiatan panggung budaya yang diadakan Sampang Kreatif (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Gelaran Panggung Budaya di Sampang oleh komunitas Sampang Kreatif mendapat sorotan setelah salah satu tokoh pemuda Rong Tengah, yang akrab disapa Kepala Suku, menyampaikan kritiknya terkait momentum pelaksanaan acara tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu seharusnya mempertimbangkan kondisi saudara-saudara di Sumatera, khususnya Aceh, yang tengah dilanda musibah.

Tokoh pemuda tersebut menilai bahwa empati dan aksi kemanusiaan selayaknya menjadi prioritas saat banyak daerah sedang berduka.

“Kegiatan itu tidak layak digelar. Saudara kita di Sumatera sedang kesusahan. Harusnya lebih mementingkan kemanusiaan daripada habit kegiatan budaya,” ujarnya saat diwawancarai kabarterdepan.com, Jumat (12/12/2025).

Kepala Suku menambahkan bahwa pelestarian budaya tetap penting, namun menurutnya, konsep kegiatan bisa diarahkan sebagai ajang donasi atau aksi solidaritas.

“Melestarikan budaya perlu, tetapi kalau anggarannya bisa diarahkan ke donasi atau konsepnya dibuat peduli bencana, itu jauh lebih baik,” tambahnya.

Sampang Kreatif Klarifikasi

Menanggapi kritik tersebut, pihak Sampang Kreatif melalui Andi Sulfa memberikan klarifikasi. Andi menegaskan bahwa kegiatan Panggung Budaya bukan agenda mendadak, melainkan program rutin komunitas yang sudah dijadwalkan jauh hari.

Menurutnya, acara ini murni kegiatan komunitas pecinta seni dan budaya yang konsisten menghidupkan ruang kreativitas di Sampang.

“Kegiatan ini sudah teragendakan sejak setahun yang lalu, dan ini murni kegiatan komunitas pecinta seni dan budaya,” jelas Andi saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.

Andi menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup mata terhadap duka yang terjadi di Aceh, Sumatera, maupun bencana di Semeru mereka juga merasakan hal yang sama.

“Mohon maaf, bukannya kami tidak berempati terhadap saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Bahkan kami ikut berduka atas bencana Semeru di Lumajang. Biarlah kami mengekspresikan empati melalui jalur dan bentuk yang akan kami lakukan sebagai wujud bahwa kami pun peduli,” Tutupnya (fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page