Paguyuban PKL di Banyuwangi Ini Ungkap Alasan Kompak Dukung Gus Makki di Pilkada 2024

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241015 200105
Ratusan PKL di Banyuwangi dukung Gus Makki. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Calon Bupati Banyuwangi nomor urut 02, KH Ali Makki Zaini menerima undangan pertemuan dari perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) keliling se-Banyuwangi di Kecamatan Kabat, Selasa, (15/10/2024).

Gus Makki yang menghadiri undangan tersebut tampak bersemangat, meski pertemuan digelar di emperan teras rumah dan berjejal, ia tampak menikmati pertemuan tersebut.

Begitu juga dengan puluhan perwakilan PKL keliling yang sehari-harinya mereka menjajakan dagangannya dengan berkeliling dari desa ke desa di Banyuwangi.

“Teman-teman pedagang keliling ini dari perwakilan se Kabupaten Banyuwangi. Kalau anggota kami ada ribuan pedagang,” ungkap Ketua Paguyuban PKL, Nur Zidni.

Nur Zidni berpendapat, Cabup Gus Makki memiliki semangat untuk melakukan perubahan yang lebih baik karena merakyat dan mendukung rakyat kecil.

“Beliau orangnya merakyat dan mau menerima kondisi kami wong cilik dengan berbagai keadaan. Kami butuh pemimpin yang visioner dan pro wong cilik seperti ini,” tuturnya.

Lebih lagi, Nur Zidni berujar bahwa pada kepemimpinan era Bupati Abdullah Azwar Anas selama dua periode yang dilanjutkan sang istri, Ipuk Fiestiandani, kelompoknya tak mendapat perhatian.

“Sudah tiga periode ini kurang lebih 15 tahun tidak ada perhatian. Padahal, kami ini penopang ekonomi untuk menghidupi keluarga malah dianggap anak tiri,” beber Nur Zidni.

Sementara itu, Gus Makki sangat berterima kasih atas dukungan yang telah dilakukan oleh para pedagang keliling serta meminta kerjasama yang baik apabila ia ditakdirkan terpilih menjadi Bupati Banyuwangi.

“Kami berharap jika saya ditakdirkan sebagai Bupati Banyuwangi mohon saya dikancani. Bukan malah saya hadir ketika butuh saja seperti Pilbup ini. Artinya saya ingin bersama para bapak, mas, ibu dan mbak sekalian,” ucap pengasuh Ponpes Bahrul Hidayah, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono tersebut.

Ia tak memungkiri bahwa butuh waktu untuk bisa membahas mensejahterakan dan membahagiakan para pedagang keliling tersebut, namun ia berkomitmen bahwa dirinya tegas bersama para pedagang.

“Jangan dibuat rumit dan ruwet. Pokoknya, keluarga besar para pedagang keliling harus tetap Hebat dan Bahagia,” cetus Gus Makki.

Untuk diketahui, pedagang keliling tersebut biasanya menjajakan es, cilok, sosis, mainan anak, serta aneka minuman dan kuliner lainnya.

“Satu lagi, sampean semuanya saya kasih amalan, ketika berangkat jualan harus membaca Bismillah dan jangan lupa selalu sholawat, itu aja,” pesan Gus Makki.

Usai bertemu dengan para pedagang keliling, Gus Makki menyapa masyarakat di Dusun Krajan Desa Dadapan, Kecamatan Kabat yang disambut antusias oleh warga dengan iringan musik tradisional terbang kuntulan.

Gus Makki yang didaulat naik becak untuk diarak keliling, justru memilih untuk mengayuh becak dan penuh semangat menyapa masyarakat yang antusias bertemu dengannya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page