
Sragen, kabarterdepan.com – Intensitas curah hujan yang tinggi yang melanda di sejumlah wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, menyebabkan bangunan pagar pasar hewan Sumberlawang roboh.
Peristiwa robohnya pagar sebelah barat pasar hewan Sumberlawang terjadi pada Senin (20/1/2025) sore sempat menyebabkan genangan air dipemukiman warga setempat. Kejadian itu sempat ramai beredar di media sosial
Dari rekaman video dari salah satu warga setempat mengatakan, jika tembok pasar hewan Sumberlawang mengalami kerusakan akibat tergerus derasnya arus air parit setempat.
“Ya Allah bangunan lagi dadi setahun wis semplok kabeh, Astaghfirullahaladzim, desaku yo dadi banjir mergo kalenane ketutup karo tembok sing roboh, ya Allah
(Ya Allah bangunan baru jadi setahun sudah rusak semua, Astaghfirullahaladzim, desaku ya jadi banjir karena paritnya ketutup sama tembok yang roboh, ya Allah),” ucap perempuan yang ada dalam video tersebut.
Kejadian robohnya pagar Pasar Hewan Sumberlawang juga sempat diunggah akun Instagram @aboutsragen. Dalam postingan tersebut dikatakan jika pagar pagar yang roboh sekitar 50 meter, matrial pagar yang rusak nampak menutupi saluran air dibawahnya.
“Pagar sebelah barat pasar sapi Sumberlawang ambrol sekitar 50 meter, ambrol, ambrol, ambrol,” ujar Pria dalam akun @abautsragen tersebut.
“Di sini (tembok pagar dekat pintu masuk) sudah retak dan berpotensi ambrol akibat intensitas hujan yang deras,” imbuhnya.
Sementara, Camat Sumberlawang Indarto Setyo Pramono saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan, kondisi lerusakan pagar pasar hewan Sumberlawang seperti yang beredar dimedia sosial.
Iya, kondisinya sama dengan video yang sudah banyak beredar,” ujarnya.
Ia menjelaskan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, kejadian robohnya pagar pasar sudah dikoordinasikan dengan BPBD dan Dinas yang mengampu pasar hewan Sumberlawang untuk dilakukan assessment dilapangan.
“Tidak ada korban, sudah diassesment dari BPBD untuk pembersihan material, dan BPBD koordinasi dengan Dinas yang mengampu pasar hewan Sumberlawang,” singkatnya.
Sebagai tambahan informasi, hujan yang terjadi pada Senin (20/1/2025) pukul sekitar pukul 15:00 WIB hingga malam juga mengakibatkan sejumlah beberapa ruas jalan dan pemukiman warga yang berdekatan dengan aliran sungai dibeberapa wilayah tergenang banjir.
Dari informasi yang dihimpun sementara kabarterdepan.com sejumlah wilayah yang tergenang air banjir diantaranya, yakni Kecamatan Tanon, Kecamatan Gesi, dan Kecamatan Sukodono.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, R. Triyono Putro saat dikonfirmasi belum memberikan keterarangan resmi terkait genangan banjir yang terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi di Kabupaten Sragen. (Masrikin)
