
Sampang, kabarterdepan.com – Aksi perusakan fasilitas umum (fasum) saat demonstrasi di Alun-alun Trunojoyo Sampang menuai kecaman keras dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas GAIB Perjuangan bersama para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun. Mereka menilai tindakan anarkis tersebut telah mencoreng wajah Kabupaten Sampang.
Ketua Umum DPP Ormas GAIB Perjuangan
Habib Yusuf, selaku Ketua Umum DPP Ormas GAIB Perjuangan, menegaskan bahwa siapapun pelakunya harus bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi, terlepas dari adanya komando korlap atau tidak.
“Saya mengutuk keras oknum massa yang melakukan pengrusakan fasilitas umum. Fasilitas alun-alun itu ikon Kabupaten Sampang yang harus kita jaga bersama-sama,” tegas Habib Yusuf, Kamis (30/10/2025).
Habib Yusuf juga mendorong Kapolres Sampang agar menindak tegas para pelaku perusakan yang terlibat dalam aksi tersebut.
Menanggapi hal ini, Kapolres Sampang AKBP Hartono mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan dan dokumentasi terhadap fasilitas yang rusak sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.
“Fasilitas yang rusak sudah kami dokumentasikan. Data ini penting untuk dasar perhitungan kerugian dan proses hukum,” ujar AKBP Hartono.
Kerusakan di Alun-alun Trunojoyo
Dari hasil pemeriksaan awal, kerusakan terjadi pada beberapa bagian pagar, taman, dan sejumlah fasilitas publik lainnya di area alun-alun.
Kapolres menegaskan, kepolisian tetap mendukung hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun tidak akan memberi toleransi terhadap tindakan anarkis.
“Kami mendukung aspirasi masyarakat, tapi jika disertai perusakan, tentu akan kami tindak sesuai hukum,” tutupnya (fais)
