Nvidia Luncurkan Project Digits, ‘Personal AI Supercomputer’ untuk Peneliti dan Pengembang

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 01 14 at 11.54.58 AM
Nvidia memperkenalkan Project Digits, sebuah ‘personal AI supercomputer’

Las Vegas, Kabarterdepan.com – Di ajang CES 2025 di Las Vegas, Nvidia memperkenalkan Project Digits, sebuah “personal AI supercomputer” yang menghadirkan akses ke platform hardware Grace Blackwell dalam ukuran yang ringkas.

“[Project Digits] menjalankan seluruh ekosistem AI Nvidia—semua perangkat lunak Nvidia bisa dijalankan di sini,” ujar CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam konferensi pers pada Senin. “Ini adalah platform komputasi cloud yang bisa diletakkan di meja kerja Anda … bahkan bisa menjadi workstation jika Anda menginginkannya.”

Dirancang untuk peneliti AI, ilmuwan data, dan pelajar, Project Digits dilengkapi dengan GB10 Grace Blackwell Superchip terbaru dari Nvidia. Chip ini mampu menghadirkan performa komputasi hingga satu petaflop, ideal untuk pengembangan, penyempurnaan, dan pengoperasian model AI.

Nvidia mengklaim bahwa satu unit Project Digits dapat menjalankan model AI hingga 200 miliar parameter. Parameter secara kasar menggambarkan kemampuan pemecahan masalah sebuah model—semakin banyak parameter, umumnya performa model semakin baik.

GB10, yang dikembangkan bersama MediaTek, menggabungkan GPU Nvidia Blackwell dengan CPU Nvidia Grace 20-core. Dalam perangkat Project Digits, chip ini terhubung dengan memori sebesar 128GB dan kapasitas penyimpanan flash hingga 4TB.

WhatsApp Image 2025 01 14 at 11.54.41 AM

Nvidia juga menyebut bahwa dua perangkat Project Digits dapat dihubungkan untuk menjalankan model hingga 405 miliar parameter, jika dibutuhkan. Project Digits dapat digunakan secara mandiri atau dihubungkan dengan PC Windows atau Mac sebagai perangkat utama.

Namun, perangkat ini tidak murah. Mesin Project Digits, yang menjalankan sistem operasi berbasis Linux, DGX OS, akan tersedia mulai Mei melalui mitra terkemuka Nvidia dengan harga mulai dari $3.000 (sekitar Rp46 juta).

Dengan harga tersebut, tentu tidak semua orang bisa memiliki Project Digits. Meski demikian, Huang optimistis perangkat ini memiliki pasar tersendiri.

“Dengan Project Digits, Grace Blackwell Superchip hadir untuk jutaan pengembang,” kata Huang dalam sebuah pernyataan. “Menempatkan superkomputer AI di meja setiap ilmuwan data, peneliti AI, dan pelajar memungkinkan mereka berkontribusi dalam membentuk era AI.” (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page