
Kesehatan, Kabarterdepan.com – Bagi para penggemar kopi, menikmati secangkir minuman favorit sering kali menjadi dilema, terutama jika mereka memiliki kondisi GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
Kondisi GERD ditandai dengan asam lambung yang secara berulang mengalir kembali ke kerongkongan (esofagus), menyebabkan sensasi terbakar yang tidak nyaman di dada (heartburn). Memilih kopi yang salah atau mengonsumsinya dengan cara yang tidak tepat dapat memicu gejala ini.
Mengutip panduan dari laman Very Well Health pada Selasa (7/10/2025), para penderita GERD tidak perlu sepenuhnya meninggalkan kopi. Ada beberapa tips dan trik yang dapat diterapkan agar tetap bisa menikmati kopi tanpa memicu serangan asam lambung:
Strategi Konsumsi Kopi untuk Penderita GERD
1. Pilih Kopi Sangrai yang Gelap
Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa kopi sangrai gelap mengandung keseimbangan bahan kimia yang menghasilkan lebih sedikit asam lambung daripada sangrai sedang. Sangrai gelap memiliki jumlah senyawa kimia yang disebut NMP yang lebih tinggi.
Para peneliti menemukan bahwa rasio NMP yang tinggi terhadap C5HT dan CGA yang rendah menyebabkan lambung menghasilkan lebih sedikit asam. Itu berarti ada lebih sedikit cairan lambung yang menyebabkan mulas. NMP sendiri tidak memiliki efek yang sama.
2. Tambahkan Susu
Penggunaan susu pada kopi juga berpengaruh untuk penderita GERD. Saat Anda menambahkan susu ke kopi, beberapa protein susu akan terikat pada CGA. Bila CGA terikat oleh protein, maka dapat mencegah CGA menyebabkan lonjakan asam lambung.
Hal ini mungkin terjadi karena CGA tidak mudah diserap oleh tubuh. Dalam sebuah penelitian tahun 2019, para peneliti menemukan bahwa menambahkan susu ke kopi tidak memicu refluks asam.
3. Jangan Konsumsi Berlebihan
Satu lagi ialah jangan mengonsumsi kopi berlebihan. Ketahuilah kondisi tubuh Anda dan tetap batasi konsumsi kopi agar tetap aman dan tidak berakibat fatal. Bila kopi yang Anda konsumsi memicu gejala GERD, kurangi frekuensi meminumnya dan segera konsultasikan ke dokter. (*)
