
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Abdul Sari (61) dan Ngatminah (52) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto terluka parah setelah motornya bertabrakan dengan kereta api saat melintas di perlintasan KAI Jalan Raya Mojopahit, Kota Mojokerto, Kamis (1/8/2024) pagi.
Keduanya yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nopol N 2445 BAG terpental beberapa meter hingga motornya masuk kedalam drainase di sebelah selatan rel.
Kejadian naas itu bermula keduanya yang melewati jalur searah di Jalan Majapahit, korban menerobos perlintasan kereta api yang hendak masuk ke stasiun Mojokerto.
Syahroni, warga sekitar yang melihat kejadian itu mengungkapkan, korban melawan arus saat melewati Jalan Majapahit yang merupakan jalan se arah dan jalur kereta api tersebut ialah jalur ganda.
“Kereta apinya dari timur sudah lewat, tidak tahu dari arah barat masih ada,” ungkapnya.
Seketika itu, kereta api Sancaka yang melaju dari arah barat menabrak pasutri tersebut hingga terpental beberapa meter dilokasi kejadian.
“Sudah diklaksok-klakson tapi kadung dekat akhirnya tertabrak,” tambahnya.
Kedua korban pun tergeletak dengan luka yang cukup parah di kepala dan tangan bagian sebelah kanan dari Ngatminah diduga mengalami patah tulang.
“Tiba tiba terdengar suara bruak saya gak berani melihat, gak tega mas,” terangnya.
Sejumlah relawan dan petugas medis PMI dan PSC Kota Mojokerto yang datang pun langsung mengevakuasinya menuju Rumah Sakit Islam Sakinah, Kecamatan Sooko.
Sedangkan, kejadian ini telah ditangani unit Laka Satlantas Polres Mojokerto Kota. (*)
