
Bekasi, kabarterdepan.com– Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi telah sukses diselenggarakan pada Jumat (09/01/2026) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh pemerintah daerah ini menghasilkan sebanyak 70 usulan kegiatan yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan di wilayah tersebut pada tahun depan.
Hadir secara langsung dalam acara Musrenbang ini adalah Camat Medan Satria Budi Rahman, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Rudy Heryansyah, serta Lurah Pejuang Suhendra beserta jajaran pemerintah kelurahan, perwakilan RW, RT, dan masyarakat yang antusias mengikuti proses musyawarah.
Dalam sambutannya, Lurah Pejuang Suhendra menegaskan pentingnya pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Pejuang Tahun 2026 sebagai tahapan krusial dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.
“Kegiatan ini merupakan wadah bagi seluruh komponen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menentukan arah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Suhendra
Salah satu fokus utama yang menjadi perbincangan dalam musyawarah ini adalah penanganan masalah banjir dan genangan air di Kali Kapuk serta wilayah sekitarnya.
Camat Medan Satria Budi Rahman menyampaikan langkah-langkah konkrit yang akan diambil untuk mengatasi persoalan yang telah menjadi beban masyarakat selama bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, sebelum pelaksanaan Musrenbang ini, saya telah langsung melaksanakan kunjungan bersama walikota Bekasi juga Lurah untuk melakukan analisis dan identifikasi mendalam terhadap setiap persoalan genangan dan banjir di wilayah Kecamatan Medan Satria. Berdasarkan hasil analisis tersebut, kami telah merumuskan beberapa kegiatan prioritas,” jelas Budi Rahman.
Program Musrenbang Kelurahan Pejuang
Menurutnya, beberapa program yang akan diusulkan antara lain pembangunan folder (saluran pembuangan air) di Kelurahan Harapan Mulia, pembangunan krosing (saluran air yang menghubungkan dua wilayah) di pertemuan wilayah Kelurahan Kalibaru dengan Kota Baru, serta pembangunan tiga buah jembatan yang telah melalui proses konsultasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kami telah menyusun matrik lengkap untuk semua kegiatan yang diusulkan, dengan tetap mengacu pada struktur penyebab utama terjadinya genangan dan banjir selama ini,” tambahnya.
Budi Rahman juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta menerapkan konsep “lingkar beken” sebagai bagian dari upaya penataan lingkungan yang lebih baik.
“Keamanan dan kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan menerapkan lingkar beken, kita dapat mengelola sampah dengan baik sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bekasi Rudy Heriyansyah mengapresiasi antusiasme seluruh perwakilan RW dalam mengikuti kegiatan Musrenbang ini.
“Saya sangat senang melihat partisipasi yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat. Sebagai anggota DPRD, saya akan bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk mengawal setiap usulan kegiatan yang dihasilkan dari Musrenbang Kelurahan Pejuang agar dapat terealisasi dengan baik pada tahun 2027,” ucap Rudy.
Rudy juga menyentil permasalahan ketersediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang masih minim di wilayah Kelurahan Pejuang.
“Ini menjadi salah satu poin penting yang akan kami dorong untuk masuk dalam prioritas pembangunan. Ketersediaan fasos-fasum yang memadai sangat diperlukan untuk mendukung kualitas hidup masyarakat dan perkembangan wilayah secara menyeluruh,” jelasnya.
Terkait sekolah-sekolah yang berada di kawasan Pejuang, mohon agar Dinas Pendidikan Kota Bekasi dapat memperhatikan kondisi banyak sekolah yang mengalami kerusakan, baik pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN)”pinta Rudy
Setelah melalui proses musyawarah yang intensif, seluruh 70 kegiatan yang diusulkan akan melalui tahap verifikasi lebih lanjut oleh pemerintah kelurahan dan kecamatan sebelum diajukan ke tingkat kota sebagai bagian dari rancangan RKPD 2027.
“Masyarakat diharapkan dapat terus mengikuti perkembangan proses perencanaan pembangunan dan memberikan masukan serta dukungan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Kelurahan Pejuang dan Kecamatan Medan Satria secara keseluruhan,” tutupnya. (Yanso)
