Musim Lampion Elektrik, “Ts’ai Shen” Pernak Pernik Primadona saat Imlek

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 01 29 at 14.10.14 1e07a690
Persiapan Memeriahkan Imlek di Sunrio Swalayan, Petugas Melayani Pembeli Lampion (Tantri / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Tiga hari menuju jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, aksesoris terkait Gong Xi Fat Chai yang jatuh pada 29 Januari 2025, semakin menyemarakkan kota.

Pernak-pernik Imlek di mana-mana, yang menarik perhatian adalah lampion elektrik.

Bila ditempatkan di lokasi temaram atau gelap maka semakin indah dengan warna-warni didominasi merah dan keemasan.

Seperti di salah satu toko Swalayan Jl. Bhayangkara No. 22 Margelo, Muji, Kec. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto sejak Senin, (27/1/2025).

Hal yang menarik perhatian lainnya adalah Ts’ai Shen (dibaca Cáishén). Replika yang menggambarkan Dewi Keberuntungan atau Cai Boxing Jun sangat beragam dan indah.

Aksesoris bertema shio ular kayu turut menambah kemeriahan suasana Imlek tahun ini.

Berbagai dekorasi Imlek seperti pohon dan bunga sakura, lampion listrik, angpau, yenpau, serta gantungan dengan gambar harimau turut memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek dan aksesoris lainnya.

Tahun Baru Cina atau yang lebih dikenal dengan sebutan Imlek, selalu menjadi momen yang penuh harapan, kebersamaan, dan keberuntungan.

Seiring dengan datangnya musim perayaan yang penuh warna ini, Swalayan di Mojokerto telah mempersiapkan segala kebutuhan untuk merayakan Imlek dengan cara yang lebih seru, modern, dan tentunya tetap menghormati nilai-nilai tradisional.

Salah satu koleksi yang paling diminati adalah berbagai figur karakter ikonik yang sudah sangat dikenal oleh banyak orang, seperti lampion bunga, lampion susun, lampion lonjong, hingga lampion yang paling besar jenis lampion ikan, yang kini hadir dalam edisi Imlek.

“Yang paling sering banyak dicari adalah ketika imlek kue keranjang itu juga ada, manisan, paling utama lampion pernak perniknya, jelas Ita Bidang Order di salah satu Swalayan Mojokerto.

WhatsApp Image 2025 01 29 at 14.10.14 cd2655f5
Ilustrasi Lampion (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Makna Lampion dalam Perayaan Imlek dan Perbedaan Jenis Lampion

Lampion merupakan salah satu simbol yang sangat identik dengan perayaan Imlek, yang dirayakan oleh umat Tionghoa di seluruh dunia.

Keberadaan lampion bukan hanya sebagai hiasan semata, tetapi juga sarat dengan makna filosofis dan budaya.

Dalam tradisi Imlek, lampion dipercaya memiliki arti yang mendalam, mengusung simbol harapan, kebahagiaan, dan keberuntungan bagi siapa saja yang merayakannya.

 

Makna Lampion dalam Imlek

Pada dasarnya, lampion dalam budaya Tionghoa memiliki makna simbolis yang kuat.

Pencahayaan yang terpancar dari lampion diyakini membawa energi positif dan mengusir roh jahat.

Sering kali lampion berwarna merah, yang dalam budaya Tionghoa melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran.

Lampion juga dipercaya membawa harapan agar tahun yang baru dipenuhi dengan keberuntungan dan kesuksesan, serta melindungi rumah dan keluarga dari segala malapetaka.

Selain itu, lampion memiliki kaitan erat dengan festival Cap Go Meh, yang merupakan puncak perayaan Imlek.

Di malam tersebut, berbagai lampion akan dipasang di jalan-jalan dan tempat umum, menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.

Lampion ini juga menjadi bagian penting dari upacara persembahan kepada leluhur yang dilakukan selama perayaan Imlek.

WhatsApp Image 2025 01 29 at 14.10.14 d1864675
Jenis-Jenis Pernak Pernik Imlek, Hingga Lampion Berbagai Ukuran (Tantri / Kabarterdepan.com)

Perbedaan Jenis Lampion dan Kegunaannya

1. Lampion Bunga

Lampion bunga sering kali dijadikan hiasan untuk menggambarkan keindahan alam dan kemakmuran.

Lampion dengan desain bunga ini biasanya dihias dengan warna-warni cerah yang mencerminkan keceriaan dan kehidupan baru.

Jenis lampion ini juga dipercaya sebagai lambang pertumbuhan dan harapan untuk memperoleh banyak rezeki, seperti bunga yang berkembang dengan subur.

2. Lampion Susun

Lampion susun adalah lampion yang terdiri dari beberapa bagian yang disusun bertingkat.

Biasanya, lampion susun ini digunakan untuk menghiasi tempat-tempat umum atau di rumah-rumah dengan desain yang lebih modern.

Keunikan dari lampion susun adalah kemampuannya untuk menciptakan efek pencahayaan yang lebih dramatis dan memberikan nuansa yang meriah, yang sangat cocok untuk perayaan besar seperti Imlek.

Fungsi utama lampion susun adalah untuk menciptakan suasana yang indah dan mengundang kebahagiaan.

3. Lampion Lonjong

Lampion lonjong memiliki bentuk yang memanjang atau oval, berbeda dengan lampion yang lebih bulat atau kotak.

Bentuk lonjong ini sering dianggap sebagai simbol dari kehidupan yang panjang dan makmur.

Lampion lonjong biasanya digunakan untuk menghiasi tempat-tempat tertentu, seperti jalan utama atau pintu masuk rumah.

Bentuknya yang unik memberikan kesan elegan dan memberikan cahaya yang cukup terang, membawa semangat baru di setiap perayaan.

4. Lampion Ikan

Lampion ikan merupakan lampion yang berbentuk seperti ikan, yang memiliki makna simbolis yang kuat dalam budaya Tionghoa.

Ikan dalam bahasa Mandarin disebut “yu,” yang memiliki bunyi yang serupa dengan kata “kelimpahan” atau “kemakmuran.”

Oleh karena itu, lampion ikan sering digunakan untuk mengharapkan rezeki yang berlimpah dan kehidupan yang sejahtera.

Lampion jenis ini sering ditemukan dalam dekorasi yang berhubungan dengan acara Imlek, khususnya pada pesta besar dan acara makan bersama. (Tantri*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page