MUI Sampang Imbau Tidak Konvoi-Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Ketua MUI Sampang, KH M. Itqan Busiri, saat  menyampaikan imbauan jelang malam tahun baru 2026. (fais/kabarterdepan.com)
Ketua MUI Sampang, KH M. Itqan Busiri, saat  menyampaikan imbauan jelang malam tahun baru 2026. (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam, agar tidak mengisi pergantian tahun dengan aktivitas yang mengarah pada maksiat dan pemborosan.

Ketua Umum MUI Sampang, KH M. Itqan Busiri, menegaskan bahwa malam tahun baru pada hakikatnya tidak memiliki keistimewaan khusus dan tidak sepatutnya dirayakan secara berlebihan.

KH M. Itqan Busiri juga mengajak masyarakat untuk menjaga aqidah, ketertiban umum, serta menumbuhkan empati terhadap saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah.

“Dalam rangka mengawal akidah umat, menjaga ketentraman masyarakat, serta berempati kepada saudara-saudara kita yang sedang dilanda musibah, MUI Sampang mengeluarkan beberapa poin imbauan,” ujar KH M. Itqan Busiri, Minggu (27/12/2025).

Dalam imbauan tersebut, MUI Sampang secara tegas melarang berbagai aktivitas yang dinilai berpotensi menimbulkan kemungkaran dan mengganggu ketertiban umum.

Di antaranya adalah konvoi kendaraan bermotor, penggunaan knalpot brong, penyalaan petasan, pesta kembang api, meniup terompet, pesta minuman keras, serta berbagai bentuk kegiatan maksiat lainnya.

Imbauan MUI Sampang

Menurut Kiai Itqan, kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya bersifat mubazir, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan sia-sia dan munkarat yang bertentangan dengan tuntunan agama,” tegasnya.

Sebagai alternatif, MUI Sampang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah, seperti zikir bersama, istighotsah, doa bersama, serta mengikuti pengajian di masjid, mushola, dan majelis taklim.

“Kami mengajak umat Islam untuk mengisi malam pergantian tahun dengan zikir, istighotsah, doa bersama, dan pengajian. Ini jauh lebih positif, menenangkan, dan membawa keberkahan,” tambahnya.

Melalui imbauan ini, MUI Sampang berharap agar masyarakat dapat menyambut Tahun Baru 2025 dengan suasana yang aman, tertib, religius, serta penuh keberkahan.

“Semoga Kabupaten Sampang dijauhkan dari segala marabahaya dan masyarakatnya senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tutup KH M. Itqan Busiri. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page