
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Upaya mendahului kendaraan di jalur padat berujung maut. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk kontainer di Jalan Raya Bringinbendo, tepat sebelum tanjakan Flyover Trosobo arah barat ke timur, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 06.20 WIB.
Korban diketahui bernama An’im Fatahna (45), warga Dusun Jrangoan, Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.
Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M-2650-NB. Kendaraan tersebut terlibat insiden dengan truk kontainer BE-8656-QU yang dikemudikan Slamet Riadi (45), warga Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Motor Berusaha Mendahului di Jalur Padat

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Krian menuju Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Namun saat melakukan manuver tersebut, sepeda motor diduga oleng ke kiri hingga menabrak pembatas jalan. Korban kemudian terjatuh ke sisi kanan dan terserempet truk kontainer yang melaju searah di belakangnya.
Kapolsek Taman, Kanisius Franata, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban mengalami luka berat pada bagian kepala.
“Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Anwar Medika Balongbendo untuk dilakukan visum,” ungkapnya.
Sementara itu, Andik (38), warga sekitar yang berada tak jauh dari lokasi, mengaku mendengar suara benturan keras saat arus lalu lintas pagi mulai meningkat.
“Kejadiannya sangat cepat. Motor seperti kehilangan keseimbangan lalu pengendaranya jatuh ke kanan, kemudian terserempet truk yang ada di belakangnya. Warga langsung berusaha memberikan pertolongan,” ujarnya.
Dari hasil analisis awal petugas, faktor penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor saat mendahului kendaraan di depannya. Polisi tidak menemukan adanya faktor lain dari kondisi kendaraan, cuaca, maupun sarana prasarana jalan.
Unit Lalu Lintas Polsek Taman yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi-saksi.
“Penanganan awal dilakukan Unit Lantas Polsek Taman dan selanjutnya dilimpahkan ke Unit Gakkum Polresta Sidoarjo untuk proses hukum lebih lanjut,” tambah Kapolsek.
Polisi mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, “Khususnya ketika hendak mendahului kendaraan lain di jalur padat dan mendekati akses tanjakan, guna mencegah terjadinya kecelakaan fatal,”pungkasnya. (Azies)
