
Mojokerto, kabarterdepan.com – Awalnya hanya iseng mencoba membuat Mochi, kini penjual mochi bernama Adel justru berhasil menjual ratusan mochi setiap hari.
Jualannya ramai di area Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, dan dikenal dengan nama Kazuya Mochi.
Mochi merupakan makanan khas Jepang yang terbuat dari ketan yang dihaluskan menjadi adonan lembut.
Penjualan mochi ini bermula dari Maret 2023, bertepatan dengan dilarangnya usaha baju thrifting oleh pemerintah. Adel mengaku mulai mencari cara agar tetap bisa berpenghasilan dan mencoba beralih ke usaha makanan.
“Kebetulan waktu itu mochi lagi viral, akhirnya saya coba jualan dari mobil, keliling Car Free Day di Surodinawan, bawa es dan mochi. Ternyata yang laris itu mochinya,” ungkap Adel saat ditemui di lokasi jualan, Selasa (29/7/2025).
Ia menyebut, sejak awal, ia dan suaminya memang memiliki prinsip tidak ingin bekerja di bawah orang lain. Mereka merasa lebih nyaman menjalankan usaha sendiri agar bisa mengatur waktu dan keputusan tanpa bergantung pada pihak luar.
Usaha tersebut kemudian berkembang. Adel akhirnya menetap berjualan di depan Pasar Benteng, tepatnya di area parkir sebelah Benteng Pancasila. Ia sempat berjualan mulai siang hingga magrib karena sulit mendapatkan izin lokasi seperti pedagang lain. Kini, ia bisa buka hingga malam, yaitu pukul 17.00 hingga 22.00.
Kazuya Mochi kini dikenal sebagai pelopor mochi kaki lima pertama di Mojokerto. Keberadaannya menjadi alternatif jajanan kekinian yang mudah dijangkau masyarakat, terutama di area pusat kota.
Ia menyebutkan awal jualan penuh tantangan. Selain tampilan mochi yang kurang menarik, ia juga harus mencari resep yang tepat agar produk lebih layak jual dan digemari khalayak luas.
“Dulu tampilannya banyak minyaknya, terus saya cari resep baru. Sekarang isinya padat, tidak lumer, dan kadar gulanya rendah, jadi aman buat anak-anak,” jelasnya.
Menurut Adel, sekitar 90 persen pembeli yang sudah mencoba akan kembali membeli. Mochi cokelat yang tidak bikin batuk dan buah segar di dalam mochi menjadi daya tarik utama.
Pelanggan anak-anak bahkan sering menyampaikan kesan mereka, seperti ucapan, “Iya Mbak, enak, cokelatnya tidak bikin batuk,” dan, “Kalau di Kazuya Mochi buahnya segar.”
Selain mochi, Adel juga menjual cheesecake Tom and Jerry yang sempat viral. Harga mochi dibanderol mulai dari Rp3.000, sementara cheesecake dijual Rp15.000 per porsi. Ia membawa sekitar 20 pack cheesecake per hari, dan bisa dua kali lipat saat akhir pekan.
Ia berharap usaha ini bisa terus berjalan dan makin dikenal masyarakat. “Semoga bisa nambah pelanggan baru dan pelanggan lama tetap setia,” tutupnya dengan senyum. (Ceci)
