
Jember, kabarterdepan.com- Wakil Bupati Jember KH. MB. Firjaun Barlaman memimpin rapat koordinasi Si Rambo (Sinergi dan Kolaborasi Mingguan setiap Hari Rabo) di Aula Pemandian Kebon Agung, Rabu, (17/7/2024).
Dalam rakor tersebut, dibahas poin-poin penting sejumlah bahan pokok. Diantaranya adanya kenaikan harga minyak goreng Minyak Kita (subsidi pemerintah) dari sebelumnya Rp 15.000 menjadi Rp 17.000. Selain itu kenaikan juga dialami komoditas cabai rawit dan beras.
Usai memimpin rapat koordinasi, wakil Bupati Jember KH .MB .Firjaun Barlaman mengatakan Pemkab Jember akan segera melakukan operasi pasar.
“Segera kami instruksikan kepada OPD terkait yakni kepala Disperindag untuk segera melakukan operasi pasar bersama bersama Bulog dan Distributor. Jangan sampai ada penimbunan Bapokting (bahan pokok penting),” tandasnya.
Lebih lanjut wabup Jember yang akrab dipanggil Gus Firjaun ini menuturkan, dalam prinsip ekonomi apabila ketersediaan barang terbatas dan permintaan banyak, maka jelas harga akan naik.
“Penyebabnya harus dicari, bisa jadi karena adanya penimbunan oleh distributor atau bisa juga oleh spekulan,” tegasnya.
Kenaikan minyak goreng merk Minyak Kita sudah terjadi sebulan yang lalu. Meski begitu belum adanya pengumuman resmi dari pihak kementerian perdagangan terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng. (lana)
