Meski Banyak Dicari Jelang Ramadan, Penjual Bunga Tabur Akui Tak Seramai Dulu

Avatar of Redaksi
IMG 20250228 WA0033 11zon scaled
Salah satu penjual bunga tabur di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto. (Riris / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Jelang bulan suci Ramadan, kios bunga tabur tampak berjejer di pinggir jalan salah satunya di trotoar Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto.

Seorang penjual bunga tabur, Kusmiasih mengungkapkan bahwa di tahun ini penjualan bunga mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Gak serame dulu, dulu rame karena gak ada yang jualan di makam-makam. Kalau sekarang banyak yang jualan di makam-makam jadi pembeli di sini sepi. Dulu itu sampai kuwalahan,” ujarnya saat ditemui, Jumat (28/2/2025).

Kusmiasih mengatakan sudah berjualan sejak Kamis kemarin. Ia menjual berbagai jenis bunga tabur, seperti pandan rajangan, bunga pacar banyu, bunga kenanga, dan bunga mawar, yang dicampur dalam satu bungkus plastik seharga Rp5 ribu. Namun, konsumen juga dapat membeli dengan harga Rp10 ribu tergantung kebutuhan masing-masing.

“Harga bunga juga sekarang mahal, saya jual Rp5 ribu ada yang Rp10 ribu,” katanya.

Jika tidak dalam momentum menjelang Ramadan, Kusmiasih biasanya berjualan bunga setiap bulan di hari Kamis Kliwon malam Jumat Legi.

Meskipun diguyur hujan sejak kemarin, Kusmiasih bersyukur karena masih ada konsumen yang membeli bunga tabur untuk berziarah sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Jadi besok ya jualan lagi. Hari ini lumayan yang beli,” pungkasnya. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page