
Kesehatan, Kabarterdepan.com – Bagi sebagian orang, daun sendok mungkin hanya dianggap sebagai gulma atau tanaman liar. Namun, di balik penampilannya yang sederhana, tanaman yang mudah ditemukan di pekarangan rumah ini menyimpan segudang manfaat kesehatan. Tumbuh subur di lingkungan tropis seperti Indonesia, daun sendok dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai ramuan ampuh untuk berbagai keluhan.
Secara fisik, daun sendok memiliki bentuk lonjong berwarna hijau dengan aroma herbal yang khas. Bentuknya yang menyerupai sendok memang menjadi alasan utama penamaan tanaman ini. Namun, bukan bentuknya yang menjadi sorotan, melainkan kandungan nutrisinya yang melimpah.
Manfaat kesehatan dari daun sendok berasal dari senyawa-senyawa aktif di dalamnya, seperti vitamin C, flavonoid, saponin, dan limonoida. Kombinasi nutrisi ini menjadikan daun sendok sebagai bahan baku ideal untuk berbagai olahan herbal.
Dalam pengobatan tradisional, daun sendok sering kali diolah menjadi teh herbal atau jamu. Tidak hanya itu, ekstrak daun sendok juga dapat ditemukan dalam bentuk suplemen yang membantu mengatasi kondisi medis tertentu.
Dilansir dari berbagai sumber pada Minggu (10/8/2025), berikut adalah sederet manfaat daun sendok yang dapat diperoleh bagi kesehatan tubuh.
Manfaat Daun Sendok untuk Kesehatan Tubuh
1. Meredakan batuk
Daun sendok memiliki kandungan aukubin, flavonoid, dan tanin yang diketahui berperan sebagai agen antiradang. Senyawa ini membantu meringankan iritasi pada tenggorokan dan meredakan peradangan pada saluran pernapasan. Sementara itu, sifat ekspektoran alami dalam daun sendok mendukung pengeluaran dahak saat batuk berdahak.
Tak hanya itu, lendir alami (mucilage) pada daun sendok dapat melapisi tenggorokan dan memberikan efek menenangkan pada permukaan jaringan yang teriritasi. Meski begitu, efektivitasnya pada tiap orang bisa berbeda tergantung kondisi tubuh dan tingkat keparahan gejalanya.
2. Membantu mengatasi infeksi saluran kemih
Daun sendok juga bermanfaat untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Komponen seperti aukubin dan polifenol dalam daun sendok memiliki aktivitas antibakteri yang dapat menekan pertumbuhan beberapa jenis bakteri penyebab infeksi saluran kencing.
Tak hanya kemampuannya dalam menghambat bakteri, sifat antiinflamasi dari flavonoid juga membantu meredakan gejala perih atau nyeri saat buang air kecil.
3. Mempercepat penyembuhan luka
Berkat kandungan tanin dan allantoin di dalamnya, daun sendok bisa membantu mempercepat regenerasi sel kulit, sehingga luka menjadi lebih cepat menutup dan sembuh.
Penggunaan daun sendok secara tradisional dilakukan dengan menempelkan daun segarnya pada kulit yang mengalami luka ringan, goresan, atau gigitan serangga.
Efek antiseptik yang dimilikinya juga dapat mengurangi risiko infeksi pada luka kecil, meski tetap perlu kehati-hatian jika luka tampak parah atau bernanah.
4. Meredakan gangguan pencernaan
Daun sendok diketahui memiliki kandungan serat alami yang bekerja menenangkan dinding saluran cerna saat terjadi iritasi atau peradangan. Tanaman ini bermanfaat membantu meredakan diare ringan, melunakkan feses, hingga mengurangi rasa mulas atau tidak nyaman di perut akibat pergerakan usus yang tidak normal.
Senyawa polifenol dan asam fenolat di dalamnya juga memberi efek antiinflamasi pada lapisan saluran pencernaan. Selain memberikan rasa nyaman, ramuan daun sendok dipercaya dapat memperbaiki keseimbangan cairan dan membantu proses pemulihan setelah diare ringan.
5. Menjaga kesehatan tulang
Daun sendok mengandung asam lemak sehat, seperti omega-3 dan omega-6, yang baik untuk kekuatan tulang dan sendi. Sebuah studi mengungkapkan bahwa kandungan omega-3 dan omega-6 bermanfaat untuk mencegah dan meringankan radang sendi serta memperbaiki kerusakan tulang dan sendi akibat penuaan.
Dengan konsumsi yang tepat dan disertai gaya hidup sehat, daun sendok turut mendukung kesehatan tulang, sendi, dan mencegah masalah seperti kekakuan sendi maupun osteoporosis pada lansia. (*)
