Mengapa Vivo X Fold 5 Menjadi Pilihan Terbaik di Antara Ponsel Lipat?

Avatar of Lintang
Untitled design 2025 06 14T110235.525
Ilustrasi Vivo X Fold 5. (X)

Teknologi, Kabarterdepan.com – Pasar ponsel lipat telah banyak berkembang sejak 2019. Namun, kategori ini masih sulit berkembang melampaui ceruk pasarnya.

Meskipun ponsel lipat sudah semakin ramping dan canggih, banyak yang masih terasa seperti eksperimen—enak untuk dicoba, tetapi belum siap untuk penggunaan sehari-hari. X Fold 5 baru dari Vivo diam-diam menepis gagasan itu.

Alih-alih berfokus pada fitur mencolok atau spesifikasi kelas atas, X Fold 5 bekerja pada hal-hal mendasar: membuat ponsel lebih ringan, lebih tipis, lebih kompatibel dengan perangkat lain, dan lebih baik untuk penggunaan di dunia nyata. Dan formula itu tampaknya berhasil untuk Vivo.

Berikut adalah lima hal yang membuat Vivo X Fold 5 menonjol dari ponsel lipat lainnya.

1. Lebih Ringan

Perubahan perangkat keras terbesar pada X Fold 5 adalah bobotnya yang ringan. Versi titaniumnya hanya berbobot 217g, sedangkan model kacanya sedikit lebih berat, yakni 226g.

Bobotnya lebih ringan daripada banyak ponsel andalan biasa, termasuk iPhone 16 Pro Max (227g) dan bahkan X200 Ultra (229g) buatan Vivo sendiri.

Vivo juga terus mendorong batasan ketipisan. X Fold 3 tahun lalu sudah setipis kabel USB-C saat dilipat dengan ketebalan 4,7 mm. X Fold 5 bahkan lebih ramping lagi dan kini hanya setebal 4,3 mm.

Dan bobotnya tidak hanya ringan dan tipis demi penampilan. Desain yang lebih ringan memudahkan penggunaan ponsel saat ditutup dan membawanya ke mana-mana tanpa terasa besar di saku.

2. Dapat Dilipat, Tidak Rapuh

Daya tahan selalu menjadi titik lemah untuk perangkat yang dapat dilipat. Komponen yang bergerak, layar yang dapat ditekuk, dan engsel yang rumit sering kali mengurangi keandalan jangka panjang.

Vivo mencoba mengatasinya dengan X Fold 5. Ponsel ini merupakan ponsel lipat pertama di industri dengan tiga perlindungan terhadap masuknya air.

Ponsel ini memiliki peringkat IPX8 untuk ketahanan air, IPX9+ untuk perlindungan dari semburan air bertekanan tinggi, dan IP5X untuk perlindungan terhadap debu. Vivo mengatakan bahwa perangkat yang dapat dilipat ini dapat bertahan pada suhu serendah -20°C.

Tingkat perlindungan ini jarang ditemukan pada perangkat yang dapat dilipat. Sebagian besar merek masih menganggap ketahanan terhadap debu dan air sebagai pengorbanan yang harus Anda lakukan. Vivo tidak demikian.

3. Menjembatani Android dan Apple—Semacamnya

Salah satu langkah Vivo yang paling mengejutkan adalah mencoba memperkecil kesenjangan antara Android dan Apple. Sementara sebagian besar merek Android mengabaikan ekosistem Apple, Vivo mencoba bekerja sama dengannya.

Fitur yang menonjol adalah dukungan untuk Apple Watch di perangkat Android. Menggunakan aplikasi baru bernama Vivo Health Connect, pengguna kini dapat memasangkan Apple Watch dengan X Fold 5.

Tentu saja, ini akan menyinkronkan semua data kesehatan, notifikasi, dan lingkaran aktivitas Anda. Dan Anda dapat menjawab panggilan dari jam tangan itu sendiri.

Ini adalah ponsel Android pertama yang menawarkan ini, dan ini dapat memudahkan peralihan dari iPhone bagi pengguna Apple. Ada juga casing yang dirancang dengan dukungan MagSafe, dan ponsel ini dapat mengisi daya iPhone secara nirkabel.

4. Produktivitas yang Terasa Praktis

Perangkat lipat sering dijual sebagai alat produktivitas, tetapi hanya sedikit yang benar-benar memberikannya. X Fold 5 mengambil pendekatan yang lebih cermat. Perangkat ini tidak mencoba menggantikan laptop Anda, tetapi membuat multitasking lebih mudah.

Perangkat ini memiliki fitur yang disebut “Atomic Workbench” yang memungkinkan Anda membuka hingga lima aplikasi sekaligus di layar, dengan dukungan drag-and-drop di antara aplikasi-aplikasi tersebut.

Perangkat ini tidak hanya meregangkan UI ponsel ke tampilan yang lebih besar—tata letaknya menyesuaikan dengan lancar baik saat Anda memegangnya secara vertikal maupun horizontal.

Perangkat ini juga berfungsi dengan baik dengan macOS Apple. Anda dapat mencerminkan layar MacBook Anda, mengontrol kedua perangkat dengan keyboard dan mouse yang sama, dan bahkan mengakses file Mac Anda langsung di ponsel.

Perangkat ini juga merupakan perangkat Android pertama yang dapat mengakses iCloud Drive secara langsung, sehingga menghilangkan hambatan lain bagi pengguna Apple yang ingin beralih.

5. Tetap Menjadi Ponsel Kamera yang Mumpuni

Vivo tidak lupa bahwa ponsel lipat harus tetap memiliki kamera yang tangguh. X Fold 5 meminjam sistem kameranya dari X Fold 3. Ponsel ini mencakup sensor utama 50MP, ultrawide 50MP, dan lensa zoom periskop 3x.

Tak lupa, telefoto 3x juga disetel untuk fotografi makro. Vivo juga melanjutkan kemitraannya dengan ZEISS, dan kameranya mencakup beberapa filter dan gaya klasik.

Ini bukanlah pengaturan kamera terbaik Vivo—kehormatan itu masih diberikan kepada X200 Ultra—tetapi juga tidak terasa seperti penurunan. Menjaga sistem kamera sedikit lebih ringkas membantu ponsel tetap ringan dan tipis.

(*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page