Menelisik Upacara Unik di Mojokerto: Kostum Penuh Warna yang Bikin Merinding!

Avatar of Redaksi
Upacar HUT ke-80 Republik Indonesia, Warga di Dusun Kwarengan, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengenakan kostum adat yang penuh warna dan menarik (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Upacar HUT ke-80 Republik Indonesia, Warga di Dusun Kwarengan, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengenakan kostum adat yang penuh warna dan menarik (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Saat banyak tempat menggelar upacara bendera dengan khidmat dan seragam yang rapi, ada pemandangan berbeda di Dusun Kwarengan, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Ratusan warga tumpah ruah merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang super unik: mereka mengenakan berbagai kostum adat dan busana kreasi penuh warna.

Tak ada seragam putih-hitam atau batik Korpri. Yang terlihat justru kebaya, beskap, pakaian daerah dari berbagai penjuru Nusantara, hingga kostum-kostum kreatif yang mencuri perhatian. Pemandangan ini langsung viral di media sosial, menarik ribuan pasang mata.

Bukan Sekadar Lucu-lucuan, Ada Pesan Mendalam di Baliknya

Kepala Dusun Kwarengan, Muhammad Khoirul, mengungkapkan bahwa konsep ini sengaja dipilih untuk menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, agar mau ikut berpartisipasi dalam upacara.

“Bukan hanya meriah, tapi juga ada pesan kuat di balik keberagaman kostum ini,” ujar Khoirul. “Ini adalah wujud nyata dari Bhinneka Tunggal Ika, di mana kita bersatu dalam perbedaan.”

Meski dibalut dengan kostum meriah, prosesi upacara tetap berlangsung dengan khidmat. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, semua tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. ”

Alhamdulillah, semangat juang masyarakat sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa nasionalisme bisa dirayakan dengan cara yang unik dan menyenangkan,” tambah Khoirul.

Tradisi yang Siap Menjadi Ikon Baru

Tradisi unik ini diharapkan bisa terus dilestarikan. Tak hanya sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan, tetapi juga sebagai cara memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Upacara di Dusun Kwarengan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain bahwa peringatan hari kemerdekaan tak harus selalu kaku, melainkan bisa dirayakan dengan penuh kreativitas, makna, dan kebersamaan.

Apakah tradisi ini akan menjadi daya tarik wisata baru di Mojokerto? Yang pasti, upacara unik di Dusun Kwarengan telah membuktikan bahwa kebersamaan dan kreativitas bisa menciptakan perayaan kemerdekaan yang tak terlupakan.

Responsive Images

You cannot copy content of this page