Media Dukung Aksi Pencegahan Stunting BKKBN

Avatar of Jurnalis: Ahmad
IMG 20251128 WA0092
Iwan Yulianto dari BKKBN Jatim memberikan Paket Dukungan Gizi kepada Wulan. (Innka Cristy Natalia/kabarterdepan.com)

KabupatenMojokerto, KabarTerdepan.com- kegiatan Media Gathering Program Stronger Together yang berlangsung di Hotel Arayanna Hotel & Resort Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis hingga Jumat (27/11/2025–28/11/2025). Agenda dua hari yang diadakan oleh Kemendukbangga /BKKBN Perwakilan Jawa Timur ini menjadi momentum penguatan strategi percepatan penurunan stunting.

Kegiatan tersebut menyoroti pentingnya keterlibatan media dalam melihat langsung kondisi keluarga berisiko stunting. Salah satu rangkaiannya adalah kunjungan ke rumah Wulan, ibu hamil anak pertama yang masuk dalam kelompok keluarga berisiko stunting.

Selama kunjungan, para peserta berdiskusi dengan Wulan dan meninjau kondisi lingkungan sekitarnya. Aktivitas ini merupakan bagian dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang berfokus pada pendampingan intensif bagi ibu hamil.

Peran Media Cegah Stunting

Ketua Tim Kerja Umum dan BMN Kemendukbangga /BKKBN Jawa Timur, Iwan Yulianto, menegaskan bahwa media kini memegang peran strategis.

“Agenda hari ini merupakan kelanjutan dari media gathering, sebuah bentuk kerjasama antara BKKBN dan media. Kehadiran jurnalis memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemateri Agus Harianto S. Psi dalam Media gathering BKKBN Jatim
Pemateri Agus Harianto S. Psi dalam Media gathering BKKBN Jatim

Iwan juga memaparkan tiga kelompok prioritas penerima makanan bergizi gratis, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non pendidikan anak usia dini. Ia menambahkan bahwa program tersebut sudah dilaporkan kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan mendapat dukungan penuh.

Dalam penyampaiannya, Iwan menilai keterlibatan media telah berkembang semakin aktif.

“Sebelumnya jurnalis hanya menyampaikan informasi program pemerintah. Kini teman teman media ikut menjadi pelaku langsung, termasuk memastikan pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil melalui kunjungan lapangan. Ini langkah menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Melalui Media Gathering Program Stronger Together, peran media juga semakin kuat dalam mendorong literasi stunting serta berpartisipasi dalam aksi nyata. Kolaborasi yang solid diyakini mampu mempercepat penurunan angka stunting di Jawa Timur. (Innka Cristy Natalia)

Responsive Images

You cannot copy content of this page