
Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Masjid Agung Al Fattah menjadi masjid tertua di Kota Mojokerto yang berdiri megah di kawasan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Bangunan bersejarah ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga saksi perjalanan panjang perkembangan Islam di kota tersebut.
Sejarah Masjid Agung Al Fattah
Masjid yang dahulu dikenal dengan nama Masjid Jami ini dibangun pada tahun 1877. Pembangunan dilakukan pada masa Bupati Mojokerto pertama, Raden Adipati Kromodjojo Adinegoro III yang juga dikenal sebagai Raden Ersadan.
“Masjid ini dulunya bernama Masjid Jami. Awal pembangunan masjid ini di masa Bupati Mojokerto pertama Raden Adipati Kromodjojo Adinegoro III atau Raden Ersadan tahun 1877,” ujar Ismail, Sekretaris Takmir Masjid Agung Al Fattah, Kamis (26/2/2026).

Seiring berjalannya waktu, masjid ini terus mengalami perkembangan dan renovasi tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Kini, Masjid Agung Al Fattah mampu menampung hingga 5.500 jamaah dalam satu waktu.
“Terkenal sebagai masjid tertua di Kota Mojokerto dan saat ini bisa menampung 5.500 jamaah,” ujar Ismail.
Keaslian bangunan lama masih dapat dilihat dari keberadaan tiang soko yang berdiri kokoh di tengah bangunan. Tiang tersebut menjadi bukti sejarah yang memperkuat status masjid ini sebagai yang tertua di Kota Mojokerto.
“Ketika awal pembangunan sampai renovasi saat ini, ada yang menjadi bukti bahwa masjid ini menjadi masjid tertua yaitu tiang soko yang ada di tengah bangunan,” ujar Ismail.
Keberadaan Masjid Agung Al Fattah tidak hanya menjadi kebanggaan warga, tetapi juga simbol warisan sejarah dan religi yang tetap terjaga hingga kini. Masjid ini terus menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus destinasi religi yang menarik perhatian masyarakat luas. (Ezra)
