
Pasaman, kabarterdepan.com – Lembaga Sosial Kemasyarakatan Kabar Pasaman (LSKKP), yang dikenal juga sebagai A1, kembali menunjukkan komitmen sosialnya dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di wilayah Pasaman, Sumatera Barat.
Lembaga tersebut secara resmi menyalurkan donasi sebesar Rp10.000.000 kepada ahli waris almarhumah Nurhaida, korban kebakaran yang terjadi di Kampuang Setia Baru, Jorong Aia Angek, Nagari Tanjung Betung Utara, Kecamatan Rao Selatan, Sabtu (17/5/2025).
Donasi tersebut diserahkan langsung oleh Sobeng Suradal, yang menjabat sebagai Dewan Pembina LSKKP sekaligus Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, kepada ahli waris, Ibu Maysenti.
“LSKKP hadir sebagai bagian dari masyarakat Pasaman, berbagi duka keluarga korban. Bantuan ini wujud empati dan solidaritas untuk meringankan beban sekaligus memberi semangat agar keluarga dan masyarakat bangkit kembali,” katanya.
Selanjutnya, ahli waris menyerahkan donasi tersebut kepada pengurus Masjid Nurul Huda, Bapak Abdijar, sebagai bentuk infak yang akan digunakan untuk pembangunan masjid yang menjadi pusat ibadah dan kegiatan sosial di komunitas tersebut.
Keputusan keluarga almarhumah untuk menginfakkan donasi ini telah dibuat sebelum LSKKP menyepakati, sebuah langkah yang menunjukkan nilai luhur dan kepedulian tinggi terhadap pembangunan sarana ibadah masyarakat. Donasi ini diharapkan menjadi amal jariyah yang bermanfaat dan membawa keberkahan bagi seluruh warga.
Penyerahan bantuan yang penuh makna ini turut dihadiri oleh Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol sekaligus Dewan Penasehat LSKKP (A1), Dr. Yong Marzuhaili, serta Sekretaris Umum LSKKP, Aulya Mukhtar, yang mewakili Ketua Umum LSKKP. Hadir pula Kepala Kampung Setia Baru, Kepala Jorong Aia Angek, Wali Nagari Tanjung Betung Utara, pengurus masjid, dan masyarakat setempat. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi kuat antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat dalam mengatasi musibah.
“Sebagai bagian dari lembaga ini dan pelayan kesehatan masyarakat di RSUD Tuanku Imam Bonjol, saya menyaksikan betapa pentingnya solidaritas sosial untuk meringankan beban sesama. Donasi ini menjadi simbol harapan dan kekuatan bersama untuk bangkit dari kesedihan.” ujar Dr Yong Marzuhaili.
Sementara itu, mewakili Ketua Umum LSKKP, Aulya Mukhtar mengatakan, LSKKP (A1) berkomitmen menjaga kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bukti nyata kepedulian tulus dan tanggung jawab sosial kami untuk bersama membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala Kampung Setia Baru menambahkan, musibah ini membawa duka mendalam, namun dukungan lembaga dan masyarakat memberikan optimisme untuk bangkit dan memperkuat solidaritas.
Abdijar, pengurus Masjid Nurul Huda, mengungkapkan rasa terima kasih yang dalam atas bantuan tersebut.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk melanjutkan pembangunan masjid sebagai rumah ibadah dan pusat aktivitas umat,” ujarnya.
Sementara itu Maysenti, ahli waris, terharu dan berterima kasih atas kepedulian semua pihak, terutama LSKKP (A1).
“Keputusan kami menginfakkan donasi ini adalah doa dan harapan agar almarhumah mendapat pahala dan berkah yang berkelanjutan melalui pembangunan masjid ini,” katanya.
Penyaluran donasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat empati dan solidaritas sosial masih tumbuh dan menjadi kekuatan utama dalam membangun kebersamaan dan kesejahteraan masyarakat Pasaman. (Fajar Panomuan Ramadan)
