Lomba Mural Pelajar Warnai Sudut Kota Yogyakarta Jelang HUT ke-269 

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Keceriaan pelajar peserta lomba mural di Kota Yogyakarta,Jumat (3/10/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com) 
Keceriaan pelajar peserta lomba mural di Kota Yogyakarta,Jumat (3/10/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Menyambut peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Yogyakarta, puluhan pelajar dari berbagai SMP dan SMA ikut serta dalam lomba mural. Mereka menghias sejumlah titik kota dengan mural bertema lingkungan.

Salah satu lokasi kegiatan berada di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Mengusung tema “Kota Jogja Istimewa Bersih dan Berbudaya”, para peserta berupaya menampilkan karya terbaik mereka.

Rei, siswa SMP Joannes Bosco, terlihat sibuk bersama kelompoknya merancang sketsa yang akan digambar. Ia mengatakan, dalam lomba mural ini kerja sama tim menjadi kunci dalam menyelesaikan karya mural terbaik.

“Kami harus kompak dan bekerja bersama. Untuk merancang ide mural saja butuh waktu sekitar dua hingga tiga hari,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Bagi Rei, kesempatan berkarya lewat lomba mural di ruang publik menjadi pengalaman baru yang menyenangkan.

“Senang rasanya mural kami bisa dilihat banyak orang. Lewat gambar ini, kami ingin ikut menjaga kota dan menyampaikan pesan penting, apalagi Yogyakarta dikenal sebagai kota berbudaya,” katanya.

Penilaian Lomba Mural

Koordinator juri lomba, Purwanto, menjelaskan bahwa terdapat 55 peserta dari berbagai SMP dan MTs yang memperebutkan gelar juara 1, 2, 3, serta juara harapan 1 dan 2. Penilaian mural meliputi kesesuaian tema, kualitas garis, estetika, dan pewarnaan. Karya mural tersebut akan dipertahankan secara permanen.

“Kami juga menilai kepedulian peserta terhadap kebersihan dan mengimbau mereka tidak meninggalkan sampah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Disdikpora Kota Yogyakarta, Hasyim, mengatakan lomba mural ini menjadi sarana untuk menyampaikan pesan kepedulian terhadap lingkungan.

“Karena lokasinya di jalur utama, kami berharap masyarakat yang melintas bisa ikut tergerak menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik,” ujarnya.

Menurut Hasyim, lomba mural menjadi media ekspresi positif bagi para siswa di tengah maraknya aksi vandalisme. (Hadid husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page