Lawan Loker Palsu, Kemnaker Integrasikan Karirhub dengan Portal Swasta!

Avatar of Redaksi
Lawan Loker Palsu, Kemnaker Integrasikan Karirhub
Lawan Loker Palsu, Kemnaker Integrasikan Karirhub dengan Portal Swasta! (kemnaker.go.id)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi meluncurkan inovasi signifikan dalam ekosistem penempatan tenaga kerja di tanah air.

Dengan memperkuat platform Karirhub, pemerintah menggabungkan layanan informasi lowongan kerja yang dikelola negara dengan berbagai portal kerja swasta terkemuka.

Langkah strategis ini diambil untuk mengurangi birokrasi dalam pencarian kerja sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penipuan lowongan kerja (loker) palsu yang semakin meningkat.

Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada pencari kerja untuk mengakses ribuan peluang karier dari berbagai sumber hanya melalui satu pintu masuk.

Dengan sistem yang terpusat, pelamar tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi atau berpindah-pindah situs web, yang selama ini sering dikeluhkan sebagai proses yang tidak efisien dan menghabiskan waktu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa integritas data dan keamanan pelamar adalah prioritas utama dalam pembaruan sistem ini.

Karirhub sekarang berfungsi sebagai agregator resmi yang memastikan kredibilitas setiap lowongan kerja yang ditampilkan.

“Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja. Informasi lowongan kerja makin terpusat, sumbernya jelas, dan lowongan yang ditampilkan diverifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker agar masyarakat lebih terlindungi. Selain itu, pelamar bisa memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai skema integrasi yang tersedia,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangan pers Bi ro Humas Kemnaker, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Upaya integrasi ini adalah wujud nyata dari visi Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, yang telah memulai kerja sama dengan sektor swasta sejak Agustus 2025.

Pemerintah menyadari bahwa untuk mengelola pasar kerja yang luas, kolaborasi yang erat antara otoritas publik dan penyedia layanan digital swasta sangat diperlukan.

Dari jumlah tersebut, empat platform telah berhasil sepenuhnya terhubung ke dalam ekosistem Karirhub, yaitu HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints.

“Kemnaker menggandeng total delapan job portal swasta untuk diintegrasikan. Hingga saat ini, empat job portal telah terhubung dan dapat diakses resmi di Karirhub, yakni HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints. Empat job portal lainnya masih dalam tahap proses integrasi sistem,” kata Cris.

Lawan Loker Palsu Melalui Sistem Satu Pintu yang Dijamin Aman

Setiap lowongan kerja yang berasal dari mitra swasta akan dilengkapi dengan penanda atau logo sumber asli di situs (karirhub.kemnaker.go.id).

Penandaan ini sangat penting agar pencari kerja dapat dengan jelas mengidentifikasi asal informasi dan menghindari situs-situs kloningan yang sering digunakan oleh oknum penipu untuk menjerat korban.

Untuk menyesuaikan perbedaan infrastruktur teknologi di setiap perusahaan mitra, Kemnaker menerapkan dua metode integrasi yang dapat dipilih oleh pelamar, diantaranya

Skema pertama adalah full integrasi, yaitu lowongan tampil di Karirhub dan pencari kerja bisa melamar tanpa berpindah platform.

Dengan persetujuan pengguna, data lamaran dikirimkan kepada perusahaan melalui job portal mitra, sementara proses rekrutmen mulai seleksi awal, wawancara, hingga keputusan akhir diterima atau ditolak dikelola oleh perusahaan melalui job portal mitra.

Status proses rekrutmen dapat dipantau secara otomatis melalui Karirhub, skema full integrasi ini telah diterapkan pada job portal HiredToday.

Skema kedua adalah semi full integrasi, di mana lowongan kerja dari job portal mitra tetap ditampilkan di Karirhub, namun pencari kerja yang ingin melamar akan diarahkan ke situs web job portal masing-masing untuk melakukan registrasi dan proses lamaran.

Pada skema ini, Karirhub berperan sebagai media publikasi lowongan kerja, sedangkan seluruh proses rekrutmen dilakukan sepenuhnya di platform job portal mitra.

Skema semi full integrasi saat ini sudah diterapkan pada Toploker, Redy, dan Glints.

Langkah integrasi ini didorong oleh data pertumbuhan pasar kerja yang sangat signifikan.

Berdasarkan laporan Pusat Pasar Kerja Kemnaker, sepanjang tahun 2025 saja, Karirhub telah mencatatkan sebanyak 115.182 lowongan kerja yang berasal dari 2.135 perusahaan terverifikasi.

Kemnaker berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan ini ke sektor-sektor tertentu, seperti industri manufaktur, teknologi informasi, serta peluang kerja di luar negeri.

Penguatan sistem ini juga diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran friksional, yaitu pengangguran yang terjadi akibat pencari kerja mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi yang akurat mengenai lowongan yang ada.

“Ke depan kerja sama ini akan terus diperluas dan diperkuat agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja yang terpercaya semakin mudah, sekaligus membuka lebih banyak pilihan peluang kerja lintas sektor,” tegas Cris.

Dengan adanya integrasi Karirhub, pemerintah berharap bahwa proses pencarian kerja tidak lagi menjadi beban yang melelahkan dan berisiko, tetapi menjadi sebuah proses yang transparan, aman, dan profesional. (Septi)

Responsive Images

You cannot copy content of this page