Listrik Padam Berlarut-larut di Pulau Mandangin Sampang Picu Maraknya Aksi Kriminalitas

Avatar of Ahmad
Pulau Mandangin Sampang yang disebut juga pulau kambing (istimewa)
Pulau Mandangin Sampang yang disebut juga pulau kambing (istimewa)

Sampang, kabarterdepan.com – Kondisi Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, semakin memprihatinkan di tengah bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.

Pemadaman listrik yang sudah berlangsung berbulan-bulan akibat kerusakan mesin PLN membuat pulau tersebut gelap gulita setiap malam, memicu maraknya aksi  kriminalitas seperti pencurian hingga perampokan di rumah dan toko-toko.

Kriminalitas Meningkat di Pulau Mandangin

Menurut laporan warga yang diwawancarai kabarterdepan.com, sejak listrik sering padam, kasus pembobolan rumah dan toko meningkat drastis. Barang berharga seperti sarung, LPG, emas, serta peralatan nelayan seperti solar, baling-baling, dan jangkar menjadi sasaran utama maling yang memanfaatkan kegelapan malam.

“Ada toko orang dan rumahnya orang dibobol. Sarung, LPJ, emas, dan barang berharga lainnya juga hilang. Bahkan solar, baling-baling, jangkar para nelayan juga jadi korban,” ujar Doni dengan saat di wawancarai kabarterdepan.com, Kamis (26/2/2026).

Hingga kini, pemerintah desa setempat belum memberikan respons atau tindakan nyata terkait maraknya kehilangan tersebut. Warga merasa ditinggalkan, terutama karena tidak ada pengawasan atau bantuan keamanan yang memadai di tengah kondisi listrik yang belum normal.

Tim kabarterdepan.com juga menghubungi Sahel, salah satu tokoh masyarakat Pulau Mandangin, untuk menanyakan update kondisi terkini. Sahel menyatakan bahwa situasi tidak ada perubahan signifikan. Ia bahkan melontarkan kekecewaan mendalam terhadap sikap pemerintah kabupaten.

“Tidak ada perubahan sama sekali. Memang pantas Pulau Mandangin disebut Pulau Kambing, tidak ada peraturan atau perhatian dari pemerintah kabupaten. Seakan-akan kita bukan masyarakat Kabupaten Sampang mas,” geram Sahel saat diwawancarai.

Pulau Mandangin, yang dikenal juga sebagai Pulau Kambing karena sejarah populasi kambing yang melimpah di masa lalu, merupakan pulau kecil di selatan Madura dengan ribuan penduduk yang mayoritas bergantung pada nelayan dan aktivitas kelautan. Pemadaman listrik bergilir ini telah berlangsung hampir dua bulan akibat salah satu mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) rusak, sebagaimana diberitakan sebelumnya.

Belum Ada Respon dari PLN

Kondisi ini tidak hanya menyulitkan ibadah puasa dan tarawih, tetapi juga meningkatkan risiko keamanan. Warga terpaksa hidup dalam kegelapan, tanpa penerangan jalan atau rumah yang memadai, sehingga memudahkan pelaku kejahatan beraksi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sampang, Polres Sampang, maupun PLN ULP Sampang terkait langkah percepatan perbaikan mesin dan pengamanan wilayah. Warga berharap ada respons cepat agar Ramadan tidak semakin kelam bagi masyarakat Pulau Mandangin.

Kegagalan ini menjadi sorotan atas minimnya perhatian terhadap pulau terpencil di wilayah Sampang, di mana akses listrik dan keamanan seharusnya menjadi prioritas dasar. (Fais)

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page