Lidah Buaya Simpan Manfaat Luar Biasa, Apa Khasiatnya?

Avatar of Lintang
Ilustrasi lidah buaya atau aloe vera.
Ilustrasi lidah buaya atau aloe vera. (Freepik)

Kesehatan, Kabarterdepan.com – Lidah buaya atau aloe vera telah lama dikenal luas sebagai bahan esensial dalam produk perawatan kecantikan. Namun, jauh melampaui citra tersebut, tanaman serbaguna ini menyimpan segudang manfaat kesehatan yang sering kali luput dari perhatian.

Sebagai tanaman obat yang tumbuh subur di wilayah beriklim hangat seperti California, New Mexico, dan Kepulauan Karibia, lidah buaya memiliki lebih dari 75 senyawa aktif. Senyawa-senyawa tersebut meliputi enzim, asam amino, vitamin, dan mineral. Secara ilmiah, kandungan ini diyakini berkontribusi besar terhadap beragam manfaat kesehatan, khususnya bagi sistem metabolik dan pencernaan tubuh.

Dilansir dari WebMD pada Selasa (29/7/2025), senyawa bioaktif dalam lidah buaya menjadikannya bahan favorit dalam berbagai produk kesehatan dan kebugaran. Keberadaannya dapat ditemukan dalam suplemen makanan, minuman fungsional, hingga produk topikal yang digunakan langsung pada kulit.

Meskipun demikian, Gary Swanson, Senior Vice President of Global Quality Assurance and Control di Herbalife, menekankan pentingnya aspek kualitas dan keamanan dalam setiap produk berbahan dasar lidah buaya.

“Mengingat popularitasnya, kualitas dan keamanan produk yang mengandung lidah buaya menjadi sangat penting,” ujar Swanson. Ia menambahkan bahwa variasi dalam proses budidaya, panen, hingga pengolahan dapat memengaruhi komposisi kimia bahan lidah buaya itu sendiri.

Swanson juga menggarisbawahi pendekatan ‘seed to feed’ sebagai kunci untuk menjamin mutu produk berbahan aloe vera. Pendekatan ini mencakup pengawasan ketat mulai dari pemilihan lahan, proses panen, hingga tahap akhir produk.

Proses ini juga harus disertai dengan pengujian menyeluruh untuk memastikan bahwa kadar senyawa seperti aloin A, aloin B, dan aloe-emodin tetap berada dalam batas aman yang diatur oleh regulasi internasional. Hal ini krusial mengingat senyawa-senyawa tersebut dapat memiliki efek yang kuat pada tubuh.

Dengan memahami manfaat luas serta pentingnya kualitas produk, konsumen dapat memanfaatkan khasiat lidah buaya secara optimal untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut sederet khasiat aloe vera bagi kesehatan.

Khasiat Aloe Vera atau Lidah Buaya

1. Menurunkan kolesterol jahat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak aloe vera dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, sekaligus meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik).

Mekanismenya diyakini berasal dari kemampuannya mengurangi penyerapan kolesterol di usus. Efek ini menjadikannya salah satu kandidat alami yang menjanjikan dalam mendukung kesehatan jantung.

2. Meringankan konstipasi

Lidah buaya mengandung senyawa seperti barbaloin, yang bersifat laksatif ringan. Senyawa ini bekerja dengan meningkatkan kadar air di usus sehingga mempermudah pergerakan makanan dan pembuangan feses.

Namun demikian, perlu kehati-hatian dalam penggunaan, karena konsumsi berlebihan bisa menyebabkan kram perut dan efek samping lainnya. Itulah mengapa FDA tidak lagi merekomendasikan aloe sebagai obat pencahar yang dijual bebas.

3. Membantu mengontrol gula darah

Aloe vera juga disebut-sebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2 atau pradiabetes. Beberapa studi menunjukkan bahwa zat dalam lidah buaya bisa memperbaiki sel-sel pankreas yang rusak dan meningkatkan respons tubuh terhadap hormon tersebut.

Meski hasilnya menjanjikan, para ahli menekankan perlunya penelitian lanjutan yang lebih konsisten untuk mengukuhkan manfaat ini secara klinis.

4. Meringankan gejala IBS (sindrom iritasi usus besar)

IBS atau sindrom iritasi usus besar merupakan gangguan pencernaan kronis yang ditandai dengan nyeri perut, diare, atau sembelit.

Beberapa riset awal menunjukkan bahwa konsumsi jus lidah buaya dapat membantu meredakan peradangan usus serta menyeimbangkan mikrobiota di saluran cerna.

Meski efeknya belum seragam di semua studi, sebagian besar peserta melaporkan berkurangnya gejala setelah konsumsi suplemen aloe vera secara rutin. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page