
Blora, Kabarterdepan.com – Dua video berdurasi satu menit dan 38 detik, yang memperlihatkan aksi pengejaran pencuri kayu di kawasan hutan negara oleh petugas Perhutani beredar luas.
Peristiwa itu terjadi di kawasan hutan KPH Randublatung, tepatnya di perbatasan Desa Sambongwangan dan Plosorejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.
Dalam video tersebut, terdengar suara tembakan senjata api ke udara saat petugas mengejar para pelaku.
ADM Perhutani KPH Randublatung, Herry Merkussiyanto Putro, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan bahwa penyergapan dilakukan oleh tim sergap yang terdiri dari empat personel.
“Jumlah pelaku yang dikejar sekitar sembilan orang. Namun tidak ada yang berhasil ditangkap,” ungkap Herry saat dikonfirmasi, Selasa (6/5/2025).
Meski para pelaku berhasil melarikan diri, petugas berhasil mengamankan tiga batang kayu jati yang sudah dipacak dan satu unit sepeda motor brondol. Kayu yang diamankan berukuran kecil dan masih tergolong muda.
“Kerugian ditaksir mencapai Rp 750 ribu. Tapi pencurian kayu seperti ini tidak melihat besarannya, yang penting bisa dijual,” jelasnya.
Menurut Herry, pencurian kayu tidak selalu menggunakan kendaraan. Pelaku kerap memikul kayu secara bersama-sama karena medan hutan yang sulit dilalui motor.
Ia menekankan bahwa kerugian terbesar bukan pada nilai ekonomi kayu, melainkan pada dampaknya terhadap kelestarian hutan.
“Kalau kayu muda terus ditebang, ekosistem hutan akan rusak. Dampaknya bisa luas,” tegasnya.
Barang bukti sudah diamankan dan dilaporkan secara resmi. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (Fitri)
