Legenda Cakwe Medan Hadir di Mojokerto, Resep Turun-Temurun Sejak 1971

Avatar of Jurnalis: Ririn
Dirintis Sejak 1971, Cakwe Medan Ancol Jadi Pelopor Cakwe di Jakarta
Dirintis Sejak 1971, Cakwe Medan Ancol Jadi Pelopor Cakwe di Jakarta. (Sumber: Izah/Kabar Terdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabar Terdepan.com – Cakwe Medan Ancol 1971 asal Jakarta menjadi salah satu kuliner legendaris yang menarik perhatian pengunjung dalam event kuliner di Kota Mojokerto. Dengan cita rasa khas dan resep keluarga yang telah bertahan lebih dari lima dekade, booth ini ramai diserbu pecinta jajanan tradisional.

Selvy, generasi penerus usaha keluarga tersebut, menjelaskan bahwa bisnis Cakwe Medan ini dirintis langsung oleh orang tuanya sejak tahun 1971 dan terus berkembang hingga sekarang.

Dirintis dari Medan, Berkembang di Jakarta Sejak 1971

Selvy mengungkapkan bahwa Cakwe Medan Ancol 1971 berawal dari keluarga  yang merantau ke Jakarta.

“Cakwe kita dari Medan asli, Kita dari Jalan Besi. Papa merantau ke Jakarta, pertama kali jualan di Pasar Petaujo tahun 1971. Terus masuk Kolam Renang Ancol tahun 1977, lalu buka di Pasar Muara Karang tahun 2000-an. Sekarang kita keliling event,” ujar Selvy.

Ia juga menegaskan bahwa usaha ini dikenal sebagai pelopor cakwe di Jakarta.

“Kita itu cakwe terlama dan pertama di Jakarta. Dulu Jakarta belum ada cakwe, orang tua kita yang bawa cakwe pertama kali masuk Jakarta,” tambahnya.

Dari Cakwe hingga Bantal Garing Favorit Pelanggan

Awalnya, produk yang dijual hanya cakwe dan kue bantal. Namun seiring waktu, keluarga Selvy terus berinovasi menghadirkan varian baru yang kini menjadi favorit pelanggan.

“Yang pertama kali dulu cuma cakwe sama kue bantal. Bantal garing ini baru kita bikin di tahun 2000-an. Bentuknya kayak bantal kupu-kupu, garing, renyah, crunchy, dan pakai bumbu khas Medan,” jelasnya.

Selain itu, ada pula varian unggulan yang dikenal luas di Jakarta.

“Sebenernya ada satu lagi namanya bantal ketam. Itu terkenal banget di Jakarta, paling enak. Keduanya ya bantal ini sama bantal manis. Tapi manisnya gak berlebihan karena takaran gulanya standar,” kata Selvy.

Bumbu Rahasia Perpaduan Medan dan Singkawang

Keunikan rasa Cakwe ini terletak pada saus cabainya yang merupakan racikan turun-temurun keluarga.

“Jadi kita campuran. Papa orang Medan, mama Singkawang. Cabainya itu dari leluhur mama yang bikin bumbunya. Makanya ketika cabai dan cakwe dikawinkan, banyak yang bilang enak sekali,” ungkapnya.

Pernah Dicicipi Sejumlah Artis hingga Keliling Indonesia

Popularitas cakwe legendaris ini bahkan sudah menjangkau kalangan artis Tanah Air. Beberapa artis yang pernah mencicipi di antaranya Jonathan Frizzy, Benny Simanjuntak, Dinatur, Ameng, Petra Nantolin, serta sejumlah publik figur lainnya.

Tak hanya itu, Selvy juga menyebutkan bahwa mereka telah berkeliling ke berbagai kota di Indonesia seperti Palembang, Bengkulu, Yogyakarta, dan masih banyak daerah lainnya untuk memperkenalkan kuliner khas keluarga mereka. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page