
Blora, Kabarterdepan.com – Kejadian meledaknya bull atau tandon minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, masih dalam penyelidikan kepolisian.
Hingga kini, aparat belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran yang terjadi di lokasi tersebut.
Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, mengatakan bahwa proses penelusuran masih terus dilakukan untuk mengetahui sumber api maupun pemicu kebakaran.
“Penyebab kebakaran saat ini masih ditelusuri. Sumber apinya darimana dan penyebab kebakarannya apa itu masih diteliti,” ujar Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, petugas kepolisian masih berada di lapangan guna mengumpulkan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Polres Blora Telusuri Jenis Minyak Ledakan
Termasuk menelusuri jenis minyak yang berada di dalam bull yang diduga menjadi titik kebakaran.
“Ini rekan-rekan kepolisian masih dilapangan, masih mengumpulkan bukti-bukti yang ada dan akan di cek apakah itu minyak bekas atau minyak yang ditampung,” jelasnya.
Berdasarkan data awal, di lokasi kejadian terdapat belasan bull yang digunakan sebagai penampungan.
Namun, kepolisian masih memastikan kondisi seluruh bull tersebut pascakejadian.
“Itu tadi yang ada disana ada 17 bult. Apakah semuanya terbakar atau tidak masih di cek,” katanya.
Kompol Slamet menambahkan, aktivitas di lokasi tersebut sejatinya telah dilarang sejak kejadian kebakaran sebelumnya.
Namun, dengan adanya peristiwa kali ini, aparat akan kembali melakukan penelusuran lebih mendalam untuk memastikan apakah masih ada aktivitas yang berlangsung di area tersebut.
“Kalau dari dulu setelah kejadian terbakar itu sudah dilarang. Dengan kejadian ini, nanti kita akan telusuri apakah ada aktivitas atau tidak. Karena disana dulu masih ada rembesan-rembesan minyak dari sumur lama,” tambahnya.
Hingga kini, polisi masih melanjutkan penyelidikan dan belum menyimpulkan apakah ledakan dan kebakaran tersebut dipicu oleh aktivitas penampungan minyak atau faktor lainnya. (Rengga)
