
Kesehatan, Kabarterdepan.com – Daun pecah beling (Strobilanthes crispus) dikenal luas sebagai tanaman hias atau pagar berkat keindahan bentuk daun dan bunganya. Namun, lebih dari sekadar elemen estetika, tanaman ini juga kerap dimanfaatkan dalam pengobatan alternatif untuk mengatasi beragam penyakit. Meskipun popularitasnya dalam pengobatan tradisional cukup tinggi, perlu digarisbawahi bahwa efektivitas dan keamanan klaim manfaat kesehatannya masih memerlukan pembuktian ilmiah lebih lanjut.
Keyakinan akan khasiat daun pecah beling didasarkan pada kandungan nutrisi dan senyawa aktifnya yang melimpah. Daun ini merupakan sumber yang kaya akan mineral penting seperti kalium, kalsium, zat besi, dan fosfor, serta vitamin esensial seperti vitamin C, vitamin B1, dan vitamin B2. Kombinasi nutrisi ini menunjukkan potensi besar daun pecah beling dalam mendukung kesehatan tubuh secara umum.
Selain vitamin dan mineral, daun pecah beling juga mengandung berbagai senyawa tanaman bioaktif. Senyawa-senyawa ini meliputi fenol, katekin, tanin, flavonoid, saponin, steroid, dan triterpenoid. Berbagai penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa-senyawa tersebut memiliki sifat antiradang, antioksidan, antibakteri, antijamur, hingga antikanker.
Potensi ini menjadikan daun pecah beling menarik sebagai bahan baku obat herbal. Kendati demikian, untuk memastikan efektivitas dan terutama keamanannya saat dikonsumsi manusia, riset ilmiah yang lebih komprehensif dan uji klinis mendalam sangat dibutuhkan.
Dilansir dari berbagai sumber, Senin (28/7/2025), berikut sederet khasiat daun pecah beling bagi tubuh yang perlu Anda ketahui.
Khasiat Daun Pecah Beling
1. Membantu mengatasi infeksi kulit
Ekstrak daun pecah beling diketahui memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu meringankan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, seperti bisul, selulitis, dan impetigo.
Meski hasil penelitian awal menunjukkan potensi manfaat ini, penggunaan daun pecah beling tetap memerlukan penelitian lebih lanjut dan tidak bisa menggantikan pengobatan medis dari dokter.
2. Mengatasi diare
Manfaat daun pecah beling berikutnya adalah mengatasi diare. Berkat sifat antibakteri yang ada di daun pecah beling, daun ini diketahui bisa membantu mengatasi diare akibat infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli).
Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menggunakan daun pecah beling untuk mengatasi diare ya.
Agar diare segera mereda, pastikan kamu berkonsultasi melalui Chat Bersama Dokter untuk mengetahui pengobatan yang tepat. Tak hanya itu, perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi dan konsumsi makanan rendah serat untuk mengurangi jumlah tinja yang diproduksi tubuh.
3. Mengontrol kadar gula darah
Daun pecah beling dipercaya bisa jadi alternatif pengobatan herbal untuk penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Sebab, senyawa tanaman pada daun pecah beling dapat menghambat kerja enzim alfa-glukosidase yang berperan dalam penyerapan gula darah. Sensitivitas insulin pun juga bisa meningkat dengan konsumsi daun ini.
Meski begitu, penelitian tentang manfaat daun pecah beling untuk menurunkan kadar gula darah masih terbatas. Jadi, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi daun ini ya dan pastikan kamu tetap minum obat sesuai anjuran dokter.
4. Berpotensi menangani batu ginjal
Obat herbal satu ini sering dimanfaatkan untuk menangani batu ginjal. Senyawa dalam daun pecah beling dipercaya berpotensi memecah batu ginjal menjadi lebih kecil, sehingga tidak menyumbat saluran kemih dan bisa mengalir keluar melalui urine dengan mudah.
Kamu tetap dianjurkan berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk memanfaatkan daun pecah beling dalam menangani batu ginjal ya. Tak hanya itu, pastikan kamu minum air putih yang cukup, minum perasan air lemon, hindari minuman bersoda, serta batasi makanan tinggi garam agar keluhan batu ginjal bisa segera berkurang.
5. Berpotensi mencegah kanker
Daun pecah beling juga diketahui punya sifat antikanker yang berpotensi mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker hati, atau kanker usus besar.
Meski banyak orang yang percaya bahwa daun pecah beling dapat mencegah kanker, kamu tetap dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi daun ini. Terlebih jika saat ini kamu mengidap kanker tertentu. (*)
