
Madiun, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti pengarahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (8/7/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kalapas, pejabat struktural eselon IV dan V, serta jajaran fungsional umum (JFU), dan dilaksanakan di ruang telekonferensi Gedung I Lantai II.
Dirjenpas Mashudi menekankan pentingnya pengelolaan koperasi di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Ia menyampaikan bahwa meskipun terdapat dua koperasi, yakni PRIMKOPASINDO dan SAPALINDO, keduanya tetap harus bernaung di bawah INKOPASINDO, termasuk dalam hal penetapan harga.
Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga keseragaman, akuntabilitas, serta mencegah potensi penyimpangan.
Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Dirjenpas juga mengingatkan agar pengusulan Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa dilakukan secara jujur dan transparan.
Ia meminta seluruh UPT segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah seperti bupati, wali kota, dan gubernur agar penyerahan remisi berjalan lancar.
Arahan juga disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Gun Gun Gunawan, yang menyoroti pentingnya publikasi kegiatan pemberian bantuan sosial (bansos) melalui media sosial dan media eksternal.
Gun Gun menginstruksikan agar seluruh atribut berlogo Pengayoman di seragam dan fasilitas kantor segera dihapus.
Selain itu, ia menegaskan bahwa penggunaan tenaga pendamping (tamping) dan pengeluaran Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wajib melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) serta didampingi pihak kepolisian.
Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yulius Sahruzah, menambahkan pentingnya percepatan proses pengusulan remisi guna menghindari penumpukan data pada Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) Ditjenpas.
Yulius menegaskan bahwa setiap bentuk pengeluaran WBP harus disertai proses sidang TPP dan ditetapkan melalui surat keputusan resmi.
Sementara, Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Wahyu Susetyo, menyatakan komitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh arahan yang disampaikan.
“Kami mengapresiasi arahan dari Bapak Dirjenpas dan jajaran. Ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus menjunjung tinggi integritas, transparansi, serta pelayanan yang fokus pada pembinaan. Seluruh pegawai akan kami dorong untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya. (*)
