
Madiun, Kabarterdepan.com – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan hidup, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus menggiatkan program pembinaan kemandirian.
Kegiatan ini mencakup berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, dan peternakan ayam, yang dilaksanakan secara aktif dan terstruktur.
Melalui program ini, warga binaan didampingi petugas untuk mengelola lahan pertanian, membudidayakan ikan lele dan nila di kolam, serta merawat ayam petelur dan pedaging.
Seluruh kegiatan dilakukan secara sistematis dengan pengawasan dan pelatihan teknis, guna menciptakan pribadi yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa program pembinaan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga merupakan bagian dari kontribusi lapas terhadap isu ketahanan pangan nasional.
“Melalui pembinaan kemandirian ini, warga binaan dapat mengambil peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan. Lebih dari itu, mereka memperoleh keterampilan yang bisa dimanfaatkan saat kembali ke tengah masyarakat,” jelasnya, Rabu (6/8/2025).
Salah satu warga binaan, berinisial S, yang terlibat aktif dalam bidang perikanan, turut membagikan pengalamannya.
“Awalnya saya tidak mengerti apa-apa soal budidaya ikan. Sekarang saya sudah paham cara memberi pakan, menjaga kualitas air, sampai proses panen. Ilmu ini sangat bermanfaat dan ingin saya jadikan bekal untuk usaha nanti,” ujarnya penuh antusias.
Program ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab. (*)
