
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur Alas Kemlagi menuju Mantup, Lamongan, diketahui menyala selama 24 jam. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Dari video yang diterima Redaksi Kabarterdepan.com, Senin (16/6/2025), tampak sejumlah lampu PJU menyala saat siang hari.
Tak hanya itu, beberapa lampu juga ditemukan dalam kondisi mati total yang diduga akibat kerusakan setelah menyala tanpa henti.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, membenarkan bahwa pihaknya memang sengaja menyalakan lampu PJU selama 24 jam sebagai solusi sementara atas kerusakan komponen pengatur waktu.
“Memang sementara dinyalakan 24 jam agar ketika malam tidak gelap karena ada kerusakan di komponen timer atau photocell,” jelas Rachmat saat dikonfirmasi, Selasa (17/6/2025).
Ia menjelaskan, komponen yang rusak tersebut kini sedang dalam proses pengadaan karena stok persediaan sudah habis sejak awal bulan ini.
“Saat ini barang persediaannya masih proses pengadaan karena bulan ini stok persediaan komponen tersebut sudah habis,” lanjutnya.
Ketika ditanya sejak kapan terjadinya kerusakan tersebut, Rachmat menyebut hal itu menjadi wewenang tim teknis. Namun, ia memperkirakan kemungkinan kerusakan terjadi sejak awal bulan Juni.
Dishub Mojokerto memastikan akan segera memperbaiki sistem pencahayaan jalan tersebut begitu komponen pengganti tersedia, guna menghindari pemborosan energi sekaligus menjaga keamanan pengguna jalan pada malam hari. (Riris*)
